Studi: Penggunaan Gawai Berlebih Membuat Anak Kurang Tidur dan Konsentrasi

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 24 Jan 2018 20:24 WIB
studi kesehatan
Studi: Penggunaan Gawai Berlebih Membuat Anak Kurang Tidur dan Konsentrasi
"Dampak dari media sosial pada pola tidur adalah topik topik yang sangat menarik, mengingat efek buruk yang kurang baik dari kekurangan tidur pada kesehatan," kata penulis senior Dr Jean-Philippe Chaput. (Foto: Redd Angelo/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Acta Paediatrica menyebutkan bahwa penggunaan media sosial berlebih dapat menyebabkan anak kekurangan waktu tidur. 

Penelitian yang melibatkan 5.242 murid berusia 11-12 tahun dari Kanada tersebut melihat adanya hubungan dosis-respons antara penggunaan sosial media berlebih dengan durasi tidur yang lebih pendek. 

Sebanyak 63,6 persen dari partisipan tidur di bawah durasi yang direkomendasikan, dan 73,4 persen mengaku menggunakan media sosial minimal satu jam per hari. 

"Dampak dari media sosial pada pola tidur adalah topik topik yang sangat menarik, mengingat efek buruk yang kurang baik dari kekurangan tidur pada kesehatan," kata penulis senior Dr Jean-Philippe Chaput, dari Children's Hospital of Eastern Ontario Research Institute.

(Baca juga: Jauhi Gadget Beberapa Menit Mampu Melekatkan Hubungan)


(Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Acta Paediatrica menyebutkan bahwa penggunaan media sosial berlebih dapat menyebabkan anak kekurangan waktu tidur. Foto: Aaron Burden/Unsplash.com)

Ia menambahkan, perangkat layar elektronik sangat meresap di masyarakat saat ini dan mereka baru mulai memahami risiko dan manfaatnya.

Studi lain yang diterbitkan beberapa tahun yang lalu juga menunjukkan bahwa media sosial mempengaruhi konsentrasi dan fokus anak-anak. Dampak media sosial dimana anak-anak harus 'belajar untuk konsentrasi' pun semakin terlihat.

Mantan politikus dari Partai Buruh Inggris, Tristram Hunt, mengungkapkan bahwa anak-anak perlu mempelajari kemampuan untuk berkonsentrasi selama periode yang berkelanjutan, mengingat rentang perhatian masyarakat saat ini yang pendek. Dia berpikir, kaum muda membutuhkan pertolongan untuk bisa melakukan itu.

Hunt menolak pendekatan dari sekolah negeri Gordonstoun yang menyarankan mandi air dingin sebagai pembentukan karakter, yang merupakan sebuah referensi dari sekolah swasta Skotlandia, yang merupakan tempat belajar berbagai generasi Keluarga Kerajaan Inggris. 










(TIN)