Apa yang Terjadi jika Tubuh Kelebihan Serat?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 08 Aug 2017 14:51 WIB
kesehatan pencernaan
Apa yang Terjadi jika Tubuh Kelebihan Serat?
Sementara, jika terlalu banyak asupan serat yang masuk dalam tubuh maka akan timbul rasa nyeri pada bagian perut. Hal ini dikarenakan meningkatnya pergerakan dalam usus. (Foto: Dan Gold/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekurangan nutrisi adalah hal yang wajar dimana pola makanan yang tak terkontrol adalah salah satu penyebab utamanya.

Namun bagaimana jika beberapa jenis komponen penting tersebut, seperti serat, justru kelebihan dalam tubuh?



"Kebutuhan serat dalam tubuh sebaiknya cukup, tak kurang atau lebih, untuk mencegah konstipasi," tukas dokter spesialis penyakit dalam Dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH, FINASIM dalam peluncuran FiberCreme, Selasa 8 Agustus 2017.

Ia menjelaskan, konstipasi dapat terjadi karena penyerapan air dan garam dalam tubuh berkurang sehingga sulit untuk mengeluarkan kotoran yang tak dibutuhkan tubuh.

(Baca juga: Makanan Kaya Serat Bantu Tidur Malam Lebih Lelap)

Sementara, jika terlalu banyak asupan serat yang masuk dalam tubuh maka akan timbul rasa nyeri pada bagian perut.

Hal ini dikarenakan meningkatnya pergerakan dalam usus.

"Oleh karena itu, diperlukan kombinasi yang tepat antara serat larut dan tidak larut dalam air agar proses eksresi dapat berjalan optimal," tambah dokter yang praktek di Siloam Hospitals Kebon Jeruk tersebut.

Pentingnya asupan serat juga diperkuat Kementerian Kesehatan dimana dalam Pedoman Gizi Seimbang tahun 2014 menganjurkan konsumsi serat pangan sebanyak 27-38 gram pada pria dan 22-23 gram pada wanita setiap hari.










(TIN)