Dehidrasi Sebabkan Urine Berbau Menyengat

Torie Natalova    •    Senin, 05 Jun 2017 12:54 WIB
kesehatan
Dehidrasi Sebabkan Urine Berbau Menyengat
(Foto: Agoramedia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada umumnya, urine hanya menguarkan sedikit aroma amonia. Namun, ada juga kalanya urine berbau menyengat. Apa penyebabnya?

Mengonsumsi makanan tertentu, seperti asparagus bisa membuat bau urine menjadi cukup tajam. Sebabnya, asparagus mengandung zat sulphoric. 

Ada lagi enam penyebab yang membuat urine Anda bau, seperti dilansir dari Prevention.

1. Dehidrasi

Dehidrasi dapat membuat urine Anda berwarna kuning pekat. Tak hanya itu, dehidrasi juga bisa membuat urine sangat bau. Ketika tubuh memecah protein yang Anda makan, senyawa tak berwarna yang disebut urea itu terbentuk yang diekskresikan melalui urine 

Air mengencerkan urea, jadi jika Anda tidak cukup minum, urine akan mengandung urea yang lebih terkonsentrasi sehingga warnanya menjadi kuning pekat dan beraroma amonia lebih berat.

2. Minum kopi berlebihan

Biji kopi mengandung senyawa yang disebut caffeol yang dilepaskan saat proses pemanggangan dan memberi kopi aroma yang nikmat. Tapi, caffeol tidak larut dalam air sehingga tetap utuh berjalan melalui sistem tubuh dan keluar saat buang air kecil.

Terlalu banyak caffeol dapat membuat urine bau kopi dan aromanya akan lebih buruk jika Anda juga mengalami dehidrasi.

3. Mengalami infeksi saluran kemih

Ketika infeksi terjadi di bagian manapun dari saluran kemih Anda, bakteri dapat mengubah warna dan bau urine Anda. Biasanya, Anda akan mendapati bau amonia yang sangat kuat atau bisa sedikit manis. Dalam kasus infeksi ini, urine sering berwarna gelap dan berdarah.

4. Mengonsumsi suplemen baru

Beberapa vitamin, obat-obatan dan suplemen memiliki bahan yang bisa mengubah bau urine Anda. obat-obatan seperti antibiotik juga bisa membuat kencing Anda bau karena obat penicillin itu berasal dari jamur.

5. Memiliki infeksi penyakit menular seksual

Ada beberapa infeksi menular seksual yang diketahui dapat membuat urine berbau tak sedap. Ini termasuk trikomoniasis, klamidia dan gonore. Perubahan tersebut terjadi karena organisme yang bertanggung jawab atas penyakit tersebut memicu lebih banyak produksi amonia dimana tubuh mencoba untuk membersihkan melalui sistem saluran kemih.


(DEV)