Kapan Waktu yang Tepat untuk Tetap Terjaga Selama di Pesawat?

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 22 Sep 2017 15:10 WIB
kesehatan telinga
Kapan Waktu yang Tepat untuk Tetap Terjaga Selama di Pesawat?
Waktu terbaik untuk menghindari barotrauma telinga adalah ketik pilot mengumumkan pesawat akan mendarat. (Foto: Georgianadesign.tumblr.com/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Harvard Medical School mengungkapkan bahwa mendengkur dapat membahayakan kesehatan pendengaran. 

Jika Anda tidur dalam keadaan dimana terjadi perubahan ketinggian yang mendadak, dimana biasanya terjadi saat dalam pesawat, kemampuan untuk menyamakan tekanan di gendang telinga akan terganggu dan bisa menyebabkan kerusakan pemanen. 

Pada sebagian orang, perubahan ketinggian membuat telinga mereka terasa ingin meledak. 



Hal tersebut terjadi ketika tekanan dari luar telinga tidak cocok dengan tekanan dalam telinga. Seringnya, kondisi tersebut terjadi saat pesawat akan mendarat atau turun secara drastis. 

(Baca juga: Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Telinga)

Biasanya, tekanan ini dapat dinormalkan kembali jika kanal tipis di telinga yang disebut saluran Eustachius dibuka, yaitu saat menguap atau menelan.  

Namun, jika Anda tidur dan tekanan masih terasa, saluran Eustachius dapat terhalangi dan barotrauma telinga bisa terjadi. Barotrauma adalah gangguan minor dimana kebanyakan orang alami. 

Dalam beberapa kasus parah, saluran tersebut akan terus tertutup dalam periode yang cukup lama dimana dapat menyebabkan infeksi karena cairan menumpuk di gendang telinga dan muncul rasa nyeri dan kesulitan mendengar. 



Bahkan, bisa terjadi kebocoran fistula dimana terjadi pendarahan dalam telinga. 

Tak hanya dalam pesawat, kondisi tersebut juga bisa terjadi pada penyelam dan orang yang sedang dalam perjalanan menuju daerah pegunungan. 

Jadi, cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan tetap terjaga ketika pilot mengumumkan akan mendarat.










(TIN)