Hilangkan Lemak tanpa Bedah

Media Indonesia    •    Rabu, 31 May 2017 16:36 WIB
kesehatan
Hilangkan Lemak tanpa Bedah
(Foto: Medicalnewstoday)

Metrotvnews.com, Jakarta: Metode penghilangan lemak melalui pembedahan atau liposuction telah sangat populer. Padahal, metode tersebut berisiko besar. "Zaman sekarang, gaya hidup yang sudah semakin berubah memang membuat banyak orang mengalami masalah penumpukan lemak.

Treatment menghilangkan lemak menjadi pilihan," ujar dokter ahli dermatologi spesialis kulit dan kelamin RS Bethsaida, Inneke Halim, saat ditemui di Tangerang.

Beberapa risiko yang dapat ditimbulkan liposuction, dipaparkan Inneke, ialah luka bakar perdarahan, pembengkakan, infeksi, hingga risiko kematian.

Diungkapkan Inneke, salah satu yang dapat menjadi alternatif metode menghilangkan tumpukan lemak dengan lebih aman tetapi tetap efektif ialah dengan menggunakan metode tanpa bedah. Terdapat beberapa metode tanpa bedah yang dapat digunakan, di antaranya radiofrequency (RF) dan ultrasound (liposonix).

"Keduanya bekerja dengan menggunakan energi panas yang dihantarkan ke area tubuh berlemak tanpa adanya proses pembedahan. Menggunakan mesin yang tidak merusak kulit dan jaringan sekitarnya," ujar Inneke.

Selain menghancurkan lemak, keunggulan lain treatment RF ialah mampu mengencangkan kulit yang kendur dan menyamarkan selulit hingga 80%. RF dapat merangsang proses regenerasi kolagen untuk memulihkan elastisitas kulit, khususnya bagi wanita pascamelahirkan. Tindakan ini membutuhkan sekitar 4-6 sesi dengan interval waktu seminggu sekali untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Treatment liposonix yang menggunakan high intensity focused ultrasound (HIFU) hanya membutuhkan satu kali sesi terapi dengan waktu sekitar 60 menit.

Dengan menggunakan dua metode tersebut, seseorang dapat mengurangi tumpukan lemak hingga mencapai 2-4 sentimeter. Meski begitu, tetap dibutuhkan komitmen untuk secara konsisten melakukan olahraga teratur dan diet seimbang. "Jika tidak, tentu lemak akan kembali menumpuk terutama pada seseorang yang usianya telah tidak muda," ujar Inneke.

Usia, dikatakan Inneke, memang menjadi salah satu penyebab sulitnya seseorang menghilangkan lemak pada beberapa bagian tubuh. "Jadi treatment penghilangan lemak nonbedah ini sangat berfungsi baik untuk body contouring. Atau pengencangan di beberapa bagian tubuh yang terjadi penumpukan lemak, bukan untuk menurunkan berat badan secara drastis," ujar Inneke. Untuk menghindari berbagai masalah dalam setiap tindakan, Inneke menyarankan setiap orang terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter guna menentukan treatment terbaik.


(DEV)