Inilah Pemicu Rambut Rontok dan Menipis

Torie Natalova    •    Rabu, 31 May 2017 13:14 WIB
rambut
Inilah Pemicu Rambut Rontok dan Menipis
Menurut Friedman, paparan sinar matahari yang berlebihan merupakan salah satu faktor lain pemicu kerontokan. Sinar matahari dapat menyebaban kerapuhan dan kerusakan. (Foto: Pinterest/JOLIE.d)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perubahan lingkungan yang besar termasuk perubahan suhu, dapat memicu rambut rontok. Profesor dermatologi, Adam Friedman menjelaskan bahwa perubahan suhu atau lingkungan yang mendadak dapat mengubah rambut Anda menjadi apa yang disebut sebagai fase telogen.

Telogen juga dikenal sebagai fase kematian dan ini sebenarnya hal yang normal. Sebenarnya, sekitar 20 persen rambut Anda dalam fase kematian ini pada waktu tertentu. Itu berarti rambut telah berhenti tumbuh dan akan segera rontok.

Seorang wanita yang sehat kehilangan 150-175 helai rambut setiap hari, sementara pria kehilangan dalam jumlah yang lebih sedikit. Sementara, Anda selalu membuat rambut baru tumbuh.



(Baca juga: Fakta dan Mitos Seputar Rambut di Usia Tua)

Tapi, saat musim peralihan dan cuaca mengalami perubahan suhu yang hebat, pergeseran ini bisa memberi tekanan ringan pada tubuh. Stres ini bisa memaksa beberapa rambut dari fase pertumbuh atau anagen ke fase telogen.

Pertama-tama rambut Anda tidak akan rontok sekaligus. Perlu waktu beberapa bulan untuk pergeseran fase hingga membuat rambut rontok. Rambut Anda bisa berkurang hingga 40 persen. Tetapi, Anda tidak akan pernah terlihat botak karena rontok ini. Rambut Anda mungkin akan terlihat lebih menipis untuk sementara waktu.

Ada penyebab lain rambut rontok. Menurut Friedman, paparan sinar matahari yang berlebihan merupakan salah satu faktor lain pemicu kerontokan. Sinar matahari dapat menyebaban kerapuhan dan kerusakan. 

Kulit kepala yang terbakar matahari juga dapat menyebabkan peradangan kulit yang pada akhirnya dapat meningkatkan kematian rambut. Selain itu, keramas setiap hari juga dapat memicu kerusakan rambut terutama jika Anda tidak menggunakan kondisioner.



Apabilan Anda melihat bintik-bintik botak yang tiba-tiba atau mengalami gatal pada kulit kepala, rasa terbakar, sakit atau kemerahan bersamaan dengan meningkatnya kerontokan rambut, gejala tersebut dapat mengindikasikan berbagai masalah kulit kepala termasuk psoriasis dan alopecia areata.

Masalah tiroid, lupus dan sindrom ovarium polikistik bisa ditandai dengan rambut rontok yang disertai dengan gejala seperti nyeri sendi, ruam kulit, sakit kepala atau penurunan berat badan yang tiba-tiba.







(TIN)