Minyak Kelapa Dianggap Lebih Baik dalam Mengusir Serangga?

Raka Lestari    •    Kamis, 08 Nov 2018 13:50 WIB
kesehatan kulit
Minyak Kelapa Dianggap Lebih Baik dalam Mengusir Serangga?
Menurut para peneliti, uji lapangan menunjukkan formula alami yang terdapat pada minyak kelapa ini membantu para ternak terhindar dari gigitan lalat. (Foto: Tiara Leitzman/Unsplash.com)

Jakarta: Salah satu manfaat dari minyak kelapa yang mungkin jarang diketahui adalah manfaatnya dalam mengusir serangga. Minyak kelapa dianggap memiliki senyawa yang lebih baik dalam mengusir serangga jika dibandingkan produk pembasmi serangga biasa.

Menurut sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, lemak yang terdapat dalam minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat dan efektivitas jangka panjang dalam kasus serangga.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, kandungan asam lemak pada minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat. 

Selain itu minyak kelapa juga efektif dan tahan lama terhadap berbagai serangga seperti nyamuk, kutu, gigitan lalat dan serangga di tempat tidur yang dapat berdampak negatif seperti dengan menularkan penyakit ke manusia dan hewan.

(Baca juga: Lemon Bisa Digunakan untuk Mengusir Nyamuk)


(Menurut sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, lemak yang terdapat dalam minyak kelapa memiliki daya tahan yang kuat dan efektivitas jangka panjang dalam kasus serangga. Foto: Juan Gomez/Unsplash.com)
 
Tim peneliti yang dipimpin oleh Junwei Zhu menemukan bahwa senyawa minyak kelapa efektif melawan serangga dan kutu yang berada di tempat tidur selama setidaknya satu minggu dalam tes laboratorium.

Menurut para peneliti, uji lapangan menunjukkan formula alami yang terdapat pada minyak kelapa ini membantu para ternak terhindar dari gigitan lalat dibandingkan dengan penggunaan obat serangga biasa dengan tingkat efektif sebesar 95 persen. Sedangkan pembasmi serangga biasa efektivitasnya hanya sebesar 50 persen.

Menurut penelitian tersebut juga, asam lemak yang terdapat dalam minyak kelapa dapat digunakan sebagai penolak nyamuk dengan tingkat efektivitas sebesar 90 persen. "Termasuk juga nyamuk jenis Aedes aegypti yang dapat menularkan virus Zika," sebut penelitian lagi.




(TIN)