Jenis Teh Herbal yang Paling Memiliki Banyak Manfaat

Raka Lestari    •    Selasa, 11 Dec 2018 12:53 WIB
kesehatan teh
Jenis Teh Herbal yang Paling Memiliki Banyak Manfaat
Berikut ini adalah jenis-jenis teh herbal yang memiliki banyak manfaat. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Selain air, teh merupakan salah satu jenis minuman yang cukup populer. Teh juga terkenal karena manfaatnya bagi kesehatan dan jenis yang paling banyak dikenal adalah teh hijau dan matcha.

Namun selain teh hijau dan matcha, ada juga jenis teh lainnya yaitu teh herbal yang memiliki manfaat tidak kalah penting.

Secara teknis, teh herbal bukanlah teh artinya ini bukan berasal dari tanaman Camellia sinensis yang sama yang menghasilkan varietas teh hijau, putih, hitam, dan oolong.

Sebaliknya, teh herbal berasal dari berbagai tanaman non-teh, yang mungkin termasuk bunga, herbal, rempah-rempah, dan akar lainnya.

Dikutip dari Health, berikut ini adalah jenis-jenis teh herbal yang memiliki banyak manfaat.

1. Chamomile
Dalam pengobatan tradisional, teh chamomile telah lama digunakan sebagai minuman yang menenangkan atau membantu untuk tidur.

Teh ini dibuat dari bunga chamomile kering dan telah terbukti membantu orang tertidur lebih cepat. Chamomile juga memiliki sifat anti-inflamasi, dan telah terbukti membantu mengurangi keparahan kram menstruasi.

(Baca juga: Cara Menyeduh Teh yang Benar ala Ratu Inggris)


(Dalam pengobatan tradisional, teh chamomile telah lama digunakan sebagai minuman yang menenangkan atau membantu untuk tidur. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

2. Rooibos
Dikenal dengan nama teh merah atau teh semak merah, rooibos (diucapkan bos-roy) dibuat dari daun semak asli Afrika Selatan.

Selain kaya akan antioksidan dan senyawa antiinflamasi, teh ini juga berguna dalam melindungi kesehatan tulang, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mencegah obesitas. Rooibos juga mengandung zat mineral, termasuk zat besi, kalsium, kalium, tembaga, mangan, seng, dan magnesium.

3. Peppermint
Beberapa penelitian menemukan bahwa teh peppermint berguna untuk meningkatkan daya tahan atlet terhadap kelelahan serta peningkatan fungsi pernapasan.

Para ilmuwan percaya efek ini dapat dikaitkan dengan relaksasi pada otot bronkus, peningkatan kadar oksigen otak, dan penurunan senyawa darah yang terkait dengan kelelahan.

Efek relaksasi otot yang sama memungkinkan peppermint untuk membantu menenangkan dan mengurangi gangguan pencernaan.

4. Jahe
Jahe telah lama dianggap sebagai obat untuk mual, morning sickness, dan motion sickness. Teh jahe juga ampuh dan terbukti membantu mengurangi nyeri otot setelah latihan yang intens, dan mengurangi rasa sakit pada orang dengan osteoarthritis.

Jahe juga membantu meredakan rasa sakit dan meningkatkan munitas, melindungi terhadap kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

5. Hibiscus
Hibiscus atau bunga sepatu kaya akan antioksidan, hibiscus juga telah terbukti meningkatkan kadar kolestrol "baik" dan menurunkan kolesterol "buruk" dan trigliserida pada penderita diabetes.

Hibiscus juga membantu melindungi hati dan meningkatkan penurunan berat badan. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, orang dewasa yang kelebihan berat badan diberi ekstrak bunga sepatu mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang yang lebih kecil.




(TIN)