Benarkah Orang Gemuk Tak Bisa Lepas dari Risiko Penyakit?

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 18 May 2017 11:16 WIB
obesitas
Benarkah Orang Gemuk Tak Bisa Lepas dari Risiko Penyakit?
(Foto: Everyday Health)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit orang yang memiliki pemahaman bahwa gemuk itu sehat. Faktanya, hal itu mustahil.

Studi besar yang melibatkan 3,5 juta warga Inggris menemukan bahwa orang obesitas yang memiliki metabolisme sehat tetap berisiko tinggi terkena penyakit jantung atau stroke dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal.

Metabolisme yang sehat pada orang obesitas, biasa dikenal dengan "gemuk bugar",  memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30, namun tak memiliki komplikasi yang berhubungan dengan obesitas seperti tekanan darah tinggi, diabates, atau kontrol gula darah yang tinggi.

Para peneliti dari University of Birmingham meneliti para partisipan yang berusia di atas 18 tahun pada tahun 1995-2015 yang tak memiliki gangguan kardiovaskular. Mereka dibagi menjadi dua grup berdasarkan BMI .

Kemudian, para peneliti membandingkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, atau penyakit vaskular periferal (PVD) pada orang dengan BMI normal.

Hasilnya, mereka yang kegemukan memiliki risiko 50 persen lebih besar terkena penyakit jantung koroner, 7 persen lebih besar terkena stroke, dan dua kali lipat pada gagal jantung.

"Individu obesitas yang sehat secara metabolis tetap memiliki risiko yang lebih besar pada jenis penyakit yang berhubungan dengan jantung. Para profesional sebaiknya memerhatikan hal ini, terutama meskipun tak ada keanehan pada metabolisme pasien," saran Dr Rishi Caleyachetty selaku pemimpin studi.

 


(DEV)