Konsumsi Pil Anti Nyeri Setiap Hari Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 11 May 2017 17:05 WIB
kesehatan jantung
Konsumsi Pil Anti Nyeri Setiap Hari Tingkatkan Risiko Serangan Jantung
(Foto: The Health Site)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang tak bisa lepas dari obat penghilang nyeri, sebaiknya segera batasi konsumsi obat tersebut. Sebuah penelitian menemukan bahawa konsumsi obat anti nyeri secara rutin dapat meningkatkan risiko serangan jantung, terutama saat penggunaan minggu pertama hingga sebulan kemudian dengan dosis tinggi.

Penggunaan obat inflamasi non-steroid (NSAID) untuk mengobati nyeri dan peradangan dapat meningkatkan risiko serangan jantung sekitar 20 sampai 50 persen.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ tersebut menemukan bahwa konsumsi NSAID dalam sejumlah dosis, seperti ibuprofen, diclofenac, celecoxib dan naproxen; selama satu minggu, satu bulan, atau lebih dapat berakibat fatal.

"Mengingat bahwa timbulnya risiko infark miokard akut terjadi pada minggu pertama dan paling banyak terjadi pada bulan pertama pengobatan dengan dosis tinggi, resep obat harus mempertimbangkan risiko dan manfaat NSAID sebelum menerapkan pengobatan, terutama untuk dosis yang lebih tinggi," kata Michele Bally dari Universitas Montreal.

Studi tersebut melakukan tinjauan sistematis dan analisis meta pada 446.763 orang yang diantaranya 61.460 menderita serangan jantung.


(DEV)