Sarapan Tinggi Karbohidrat dapat Memicu Sikap Agresif

Torie Natalova    •    Minggu, 18 Jun 2017 12:31 WIB
studi kesehatan
Sarapan Tinggi Karbohidrat dapat Memicu Sikap Agresif
(Foto: Mirror)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sarapan merupakan salah satu makanan yang penting untuk memulai hari Anda. Ini karena makanan sarapan dapat menjaga tingkat energi dan konsentrasi tetap stabil.

 
Tetapi, penelitian baru menunjukkan bahwa makanan pagi kita mungkin dapat berpengaruh pada kepribadian dan cara kita bersikap terhadap orang lain. Sarapan yang tinggi karbohidrat membuat Anda kurang toleransi dan berpotensi lebih agresif.
 
Para peneliti membagi sampel dalam eberapa kelompok yakni kelompok yang sarapan dengan roti, selai dan jus buah (karbohidrat tinggi) atau ham, keju dan susu (karbohidrat rendah) dan melakukan permainan monopoli.
 
Hasilnya, ada hubungan asupan makanan yang mencolok dan membuka perspektif baru mengenai masalah seperti perilaku antisosial dan juga memiliki konsekuensi negatif pada kesehatan fisik serta masalah sosial.
 
Secara umum, orang yang mengambil bagian dalam diet rendah karbohidrat cenderung meningkatkan asupan proteinnya yang pada akhirnya dapat meningkatkan kadar hormon dopamin. 
 
Pada sampel darah yang diambil dari kelompok rendah karbohidrat menunjukkan bahwa peningkatan dopamin berkorelasi dengan perilaku pemaaf. Ini dapat dikatikan dengan fakta bahwa dopamin terlibat dalam pemberian imbalan atas permintaan sesorang. Mungkin, ini karena orang dengan kadar dopamin tinggi kurang merasakan kenyang dibanding mereka yang mengonsumsi karbohidrat tinggi.
 
Para penulis penelitian juga mengungkapkan asupan karbohidrat yang lebih rendah dapat membuat agresif menjadi rasionalitas karena menerima tawaran yang lebih rendah.
 



(DEV)