Alasan Mengapa Sarapan Buah Itu Penting

Yatin Suleha    •    Senin, 10 Oct 2016 08:00 WIB
kesehatan anak
Alasan Mengapa Sarapan Buah  Itu Penting
Hendaknya sarapan juga harus lengkap, antara lain terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, vitamin, dan mineral. (Foto: Todayparents)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda belum terbiasa sarapan dengan buah? Sebaiknya Anda mulai sedikit demi sedikit karena manfaat mengonsumsi buah di pagi hari ternyata sangat baik.

Sarapan menambah energi
Better Health Channel (BHC), Australia menyebutkan bahwa dibandingkan anak-anak yang rutin sarapan, mereka yang melewatkan sarapan cenderung kurang berenergi. Mereka juga berisiko obesitas karena orang yang melewatkan sarapan biasanya kelaparan saat makan siang sebagai kompensasinya.

Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK, dari FKUI-RSCM, Jakarta mengatakan bahwa sarapan penting sebagai kebutuhan energi. "Sarapan merupakan pola makan yang penting yang harus dilakukan. Sarapan merupakan persiapan energi untuk beraktivitas," ujarnya.

Sarapan lengkap
Ia menambahkan bahwa hendaknya sarapan juga harus lengkap, antara lain terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, vitamin, dan mineral. "Jika kita sarapan ditambah dengan buah juga selain mendapatkan vitamin juga mendapatkan serat."

(Baca juga: Manfaat Sarapan dengan Cara yang Tepat)

Sarapan yang dilengkapi dengan buah juga merupakan cara yang baik untuk mengisi perut yang sudah semalaman kosong. Karena sarapan mengaktifkan kembali secara perlahan sistem pencernaan metabolisme dari tubuh yang semalaman tidur atau istirahat.

Orang Indonesia kurang mengonsumsi buah
Dr. Fiastuti memaparkan bahwa 93,5 persen orang Indonesia kurang mengonsumsi buah dan sayur menurut provinsi di tahun 2007-2013. "Idealnya sarapan itu selain ada sayur, juga ada buah. Tidak hanya sarapan, makan siang juga sebaiknya mengonsumsi buah, dan kudapan sehatnya juga buah," ujarnya.

Dalam riset yang dikemukakan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam data "Fruit and vegetable consumption among adults 2011" persentase dari populasi usia 15 tahun ke atas, ditemukan 80 persen baik laki-laki maupun perempuan di Australia paling banyak mengonsumsi buah, Swiss di urutan kedua, dan Selandia Baru di urutan ketiga. "Untuk itu kita perlu merubah pola hidup agar badan lebih sehat," tutup dr. Fiastuti.






(TIN)