Ketahui Tanda Masa Subur sebelum Merencanakan Kehamilan

Torie Natalova    •    Rabu, 19 Dec 2018 07:00 WIB
kehamilan
Ketahui Tanda Masa Subur sebelum Merencanakan Kehamilan
Siklus ovulasi atau masa subur seorang wanita tidak selalu tepat. (Foto Ilustrasi: Suhyeon Choi/Unsplash.com)

Jakarta: Siklus ovulasi atau masa subur seorang wanita tidak selalu tepat. Meski kini teknologi Anda sudah memiliki aplikasi untuk menghitung ovulasi, seringkali tidak selalu tepat waktu.

Mengetahui masa subur seorang wanita sangat penting terutama bagi mereka yang merencanakan kehamilan. Penting untuk diketahui bahwa ovulasi tidak selalu terjadi pada siklus hari ke-14 setelah haid.

Ovulasi sebenarnya bisa terjadi pada hari ke-12 atau ke-14. Karenanya, wanita harus juga mengetahui gejala dan tanda-tanda ovulasi itu sendiri. Salah satu tanda umum adalah perubahan cairan vagina yang kental, licin, berwarna keputihan seperti putih telur.

Lendir tersebut biasanya terjadi selama tiga hingga lima hari sebelum ovulasi. Ini membuatnya menjadi penanda yang sangat baik karena sperma pria dapat 'berenang' hingga lima hari. 

Ada empat gejala ovulasi yang sebaiknya wanita ketahui untuk sukses memiliki bayi, yaitu:
-Lendir pada vagina yang berwarna dan konsistensi putih telur.

-Nyeri abdominal pada satu sisi perut bagian bawah saat sel telur disimpan kembali dari ovarium.

-Serviks diposisikan lebih tinggi dan jauh dari vulva seperti biasanya.

-Beberapa wanita mungkin juga dapat merasakan ovulasi yang terjadi dalam bentuk sakit di perut bagian bawah. Rasa sakit akan berubah-ubah tergantung pada ovarium yang melepaskan telur.

Anak Sehat Produksi ASI Meningkat



(FIR)