Perbedaan Lari dengan Jogging

Raka Lestari    •    Rabu, 21 Nov 2018 13:32 WIB
kesehatan
Perbedaan Lari dengan Jogging
Menurut Robert Jackson, seorang personal trainer di Minimal FIT, ada juga perbedaan antara pola pikir pelari dan jogging. (Foto: Brian Metzler/Unsplash.com)

Jakarta: Ada banyak orang yang menyukai olahraga jenis kardio ini, tapi banyak juga yang kurang menyukainya.

Meskipun memang tidak dapat dipungkiri bahwa setelah lari atau jogging yang berkualitas, Anda akan merasa tubuh Anda lebih baik karena adanya peningkatan endorfin yang membuat Anda merasa nyaman yang mengalir ke seluruh tubuh Anda.

Meskipun terlihat serupa, namun masih banyak orang yang masih belum mengetahui perbedaan keduanya.

"Jogging dan lari memiliki banyak persamaan, tetapi bagaimanapun mereka memiliki banyak perbedaan," ujar Adnan Munye, seorang personal trainer spesialis kebugaran dan cedera olahraga, dan pendiri AMMFitness, kepada Elite Daily.

Satu perbedaan yang terlihat antara keduanya, kata Munye, bisa dilihat dalam gerakan tubuh. "Saat jogging, tubuh memiliki gerakan melenting yang menonjol," katanya. "Namun, berlari terdiri dari langkah panjang dan gerakan lengan yang lebih cepat."

Selain itu, "Berlari akan meningkatkan detak jantung Anda, laju pernapasan, metabolisme energi, dan kelelahan fisik umum ke tingkat yang lebih tinggi (dari jogging)," kata David Barbour, founder dari perusahaan kesehatan Vivio Life Sciences.


(Meskipun terlihat serupa, namun masih banyak orang yang masih belum mengetahui perbedaan antara lari dengan jogging. Foto: Fil Mazzarino/Unsplash.com)

(Baca juga: Jogging Mempertajam Pikiran dan Daya Ingat)

Jogging, di sisi lain, pada dasarnya dapat diibaratkan berjalan cepat, kata Barbour.

"Jogging tidak terlalu membutuhkan kekuatan fisik, namun dampaknya terhadap otot dan persendian tidak terlalu menyakitkan."

Meskipun memang jogging menjadi latihan yang tidak begitu intens dibandingkan lari, dapat bermanfaat jika dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dan dilakukan secara terus menerus.

Barbour mengatakan bahwa, "Dengan durasi yang lebih lama, Anda mungkin dapat mencapai jumlah yang sama pada jogging seperti yang Anda lakukan pada lari dengan lebih sedikit efek samping pada sendi/tendon."

Menurut Robert Jackson, seorang personal trainer di Minimal FIT, ada juga perbedaan antara pola pikir pelari dan jogging.

"Berlari (mungkin) lebih fokus pada tujuan tertentu, dengan rencana spesifik di tempat berdasarkan intensitas, jarak, atau kecepatan," ujar Jackson.

"Jogging adalah pendekatan yang lebih santai terhadap hal-hal, tanpa tujuan atau niat khusus selain kesenangan dari jogging itu sendiri."




(TIN)