Cuci Tangan Anda setelah Menyentuh Benda-benda Ini di Kantor

Raka Lestari    •    Senin, 22 Oct 2018 12:29 WIB
tips kesehatan
Cuci Tangan Anda setelah Menyentuh Benda-benda Ini di Kantor
(Foto: Time)

Jakarta: Rasanya mustahil untuk menghindari paparan kuman di manapun Anda berada, termasuk di kantor. Itu sebabnya, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer penting setelah Anda menyentuh tempat-tempat yang berpotensi menyebarkan banyak kuman. 

Dilansir Reader Digest, sebaiknya Anda mencuci tangan setelah memegang benda-benda ini. 

1. Tombol lift dan pegangan eskalator

"Tombol lift dan pegangan eskalator merupakan bagian yang paling banyak dipegang oleh orang-orang yang berada di kantor, sehingga menyimpan organisme dengan tingkat tinggi karena lalu banyak orang yang menyentuhnya," kata Philip Tierno, direktur mikrobiologi dan imunologi di New York University Langone Medical Center. 

Satu studi yang diterbitkan dalam jurnal Open Medicine menemukan bahwa 61 persen tombol lift terkontaminasi dengan bakteri, sedangkan toilet hanya 43 persen. Untuk menghindari sakit setelah menyentuh permukaan kotor, cuci tangan selama 15-20 detik sebelum menyentuh wajah atau makanan. 

2. Gagang pintu

Gagang pintu merupakan sumber utama terjadinya kontaminasi tidak langsung. Namun, menurut Tierno, gagang pintu yang tidak dilapisi apapun atau dicat, mungkin akan lebih kuat terhadap bakteri dibandingkan gagang pintu yang mengandung tembaga, seng atau nikel. 

3. Keyboard komputer

Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Microbiology memeriksa 250 keyboard berbeda dan menemukan bahwa pada seluruh keyboard tersebut mengandung mikroba. Penelitian lain menemukan bahwa jumlah kontaminasi mikroba pada keyboard dan mouse komputer berpotensi cukup tinggi untuk menularkan bakteri jika tangan seseorang terkontaminasi. Bersihkan keyboard dan mouse Anda setiap hari dengan pembersih desinfektan akan membantu membunuh bakteri di dalamnya. 

4. Tutup cangkir di pantry

Tidak jarang tutup cangkir kopi terkontaminasi dengan kotoran, kata Tierno. Satu studi menemukan bahwa sekitar 20 persen dari cangkir kopi kantor mengandung bakteri dari kotoran, terutama pada bagian tutupnya karena ada banyak orang yang menggunakannya.

"Banyak orang menyentuhnya, lalu menjatuhkannya di tempat-tempat kotor," kata Tierno.




(DEV)