Tidur di Kamar yang Dingin Bantu Turunkan Berat Badan?

Torie Natalova    •    Senin, 02 Apr 2018 07:00 WIB
tidur
Tidur di Kamar yang Dingin Bantu Turunkan Berat Badan?
Sebuah penelitian menemukan bahwa tidur di kamar dengan suhu 18 derajat celcius dapat membantu mencegah penyakit metabolik. (Foto: Vladislav Muslakov/Unsplash.com)

Jakarta: Semakin panasnya udara di luar rumah akan membuat Anda memilih untuk tidur dengan suhu ruangan kamar yang dingin. Meski banyak yang beranggapan bahwa suhu kamar yang dingin dapat mengganggu tidur atau merusak kelembapan kulit Anda, kini sebuah artikel terbaru mengungkapkan suhu kamar tidur yang dingin dapat membuat tidur Anda semakin nyenyak.

Meskipun sebagian besar dari kita mungkin tidak memikirkan lagi suhu kamar tidur di malam hari, pakar kesehatan Dr Christopher Winter mengatakan bahwa suhu kamar untuk tidur terbaik antara 16-19 derajat celcius. Jika suhu di atas 24 derajat atau di bawah 12 derajat, itu dapat mengganggu kenyamanan ketika tidur.

Mengapa derajat suhu ruangan itu penting? Karena suhu tubuh kita secara alami memuncak dan menurun selama periode 24 jam, dengan angka tertinggi terjadi pada sore hari dan yang terendah sekitar pukul 5 pagi. 


(Sebuah penelitian menemukan bahwa tidur di kamar dengan suhu 18 derajat celcius dapat membantu mencegah penyakit metabolik. Foto: Elizabeth Lies/Unsplash.com)

Tidur biasanya dimulai ketika suhu tubuh kita turun, sehingga ruang yang lebih dingin dapat mendorong kita untuk tertidur lebih cepat. Selain dapat membuat tidur lebih nyenyak, ada beberapa alasan lain Anda harus mendinginkan suhu kamar malam ini.

(Baca juga: Jangan Lakukan Ini ketika Sulit Tidur)

1. Membantu terlihat lebih muda
Tidur di ruangan yang lebih hangat akan menghentikan tubuh melepaskan melatonin, salah satu hormon anti penuaan. Tidur di ruang yang gelap dan suhu tubuh yang rendah, ini dapat melepaskan melatonin dan memicu sedikit pendinginan dalam tubuh.

2. Membantu menurunkan berat badan
Ketika suhu tubuh turun dan hormon pertumbuhan dilepaskan, hormon stres kortisol juga akan menurun dengan pola tidur yang sehat. Ketika tidur Anda tidak cukup, Anda akan bangun dengan kadar kortisol tinggi sehingga dapat memicu kecemasan yang berujung pada mengonsumsi banyak camilan tak sehat.

3. Menurunkan risiko penyakit metabolik
Sebuah penelitian menemukan bahwa tidur di kamar dengan suhu 18 derajat celcius dapat membantu mencegah penyakit metabolik tertentu seperti diabetes. Kalori juga akan terbakar lebih banyak ketika bangun dan juga menggandakan jumlah lemak baik.







(TIN)