Mengenal Karboterapi, Suntik untuk Hilangkan Lemak Perut

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 09 Jun 2018 17:06 WIB
diet
Mengenal Karboterapi, Suntik untuk Hilangkan Lemak Perut
Ilustrasi (Foto: huffingtonpost)

Jakarta: Karboterapi, teknik menyuntikkan gas karbon dioksida ke dalam tubuh, dapat mengurangi lemak di bagian perut. 

Sebuah penelitian dari  Northwestern Medicine mengungkapkan bahwa terapi tersebut sederhana dan tidak dilakukan dalam jangka panjang. 

"Karboterapi berpotensi menjadi cara baru pengurangan lemak yang efektif. Itu masih perlu dioptimalkan, jadi itu tahan lama," kata penulis utama, Dr Murad Alam, dilansir dari The Health Site.

Manfaat dari pendekatan non-invasif tersebut adalah mengurangi downtime, tidak meninggalkan bekas parut, dan lebih aman. berkurangnya waktu henti, penghindaran jaringan parut dan keamanan yang dirasakan.

Downtime adalah waktu bagi kulit untuk beradaptasi pada perawatan kulit yang dilakukan. 

Metode yang telah diteliti dalam beberap uji klinis tersebut menunjukkan perbaikan yang lebih baik dalam kontur perut. 

Diyakini bahwa injeksi karbon dioksida menyebabkan perubahan mikrosirkulasi, dan merusak sel-sel lemak.

Beberapa teknologi canggih non-invasi lain yang juga tengah digandrungi untuk mengurangi lemak adalah cryolipolysis, ultrasound berintensitas tinggi, radiofrekuensi, adipositolisis kimia dan pengurangan lemak yang dibantu laser.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam Journal of American Academy of Dermatology.





(DEV)