Studi: Penurunan Berat Badan Bergantung Pada Jaringan Sosial

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 12 Sep 2016 14:39 WIB
studi kesehatan
Studi: Penurunan Berat Badan Bergantung Pada Jaringan Sosial
(Foto: Boldsky) Ternyata banyaknya komunikasi dengan seseorang berpengaruh pada berat badan seseorang.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi mengungkapkan bahwa seseorang lebih mudah menurunkan berat badannya, jika dikelilingi oleh orang-orang yang lebih kurus dalam kehidupan sosialnya.

Sayangnya, mereka yang ingin lebih kurus justru mengalami diskriminasi dalam hal berat badan, dan merasa lebih nyaman dengan orang-orang dengan berat badan yang sama.

Penemuan yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity tersebut berdasarkan pada analisis 9.335 orang. Analisis dilakukan pada rentang usia antara 18-65 tahun yang mengikuti perubahan jaringan sosial para partisipan dan berat badan dalam kurun waktu setahun.

(Baca juga: Jangan Tergiur Penurunan Berat Badan dalam Waktu Singkat)

Para partisipan diidentifikasi menjadi empat jenis orang dewasa berdasarkan dengan siapa mereka menghabiskan banyak waktu luang, dan membandingkan berat badan mereka dengan kerabat disekitarnya.

"Studi ini melihat apa yang orang persepsikan dalam hubungan, bukan pengukuran berat badan yang sebenarnya," ujar Matthew Andersson, asisten profesor di Baylor University, Texas.

Para partisipan mendapat pertanyaan seputar apakah mereka ingin menurunkan, mengatur, atau menaikkan berat badan. Pertanyaan lainnya adalah seberapa sering mereka berinteraksi dengan orang-orang yang sering dihubungi, baik secara langsung maupun melalui telepon, pesan, atau media sosial.

"Jumlah komunikasi berperan penting. Kurang dari 100 interaksi dengan seseorang dalam satu tahun, berhubungan dengan turunnya beberapa gram berat badan seseorang. Namun, semakin banyak interaksi akan semakin besar terjadi perubahan berat badan," tambah Andersson. 





(TIN)