Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 16 Sep 2017 20:00 WIB
kesehatan
Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Kematian Dini
Duduk Terlalu Lama Tingkatkan Risiko Kematian Dini (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang jarang bergerak saat bekerja, sebaiknya berhati-hati. Sebuah penelitian menemukan bahwa duduk terlalu lama tanpa melakukan peregangan dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Penemuan tersebut menunjukkan bahwa waktu kurang gerak yang lama, lebih dari 13 jam per hari, dan tak melakukan banyak gerakan selama 60 hingga 90 menit berisiko dua kali lipat terkena kematian dini dibandingkan mereka yang lebih banyak bergerak.

Sebaliknya, mereka yang sering bergerak kurang dari 30 menit sekali memiliki risiko kematian terendah.

"Jika Anda memiliki pekerjaan atau gaya hidup yang mengharuskan Anda duduk dalam periode yang cukup lama, saya sarankan untuk bergerak setiap setengah jam. Kebiasaan ini dapat menguranghi risiko kematian," tukas pemimpin penelitian Keith Diaz yang merupakan peneliti Columbia University Medical Centre (CUMC).

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine tersebut melihat aktivitas panggul untuk mengukur ketidakaktifan secara objektif seharian selama tujuh hari pada 7.985 orang dewasa di atas usia 45 tahun.

"Kami membutuhkan cara-cara kreatif untuk memastikan bahwa kami tidak hanya mengurangi jumlah total yang kami duduki, tapi juga meningkatkan gangguan rutin untuk duduk dengan semburan aktivitas," tukas Monika Safford selaku profesor di Weill Cornell Medical Centre.


(ELG)