Dumolid Hanya Mengatasi Gangguan Tidur tak Mengurangi Sindrom Tourette

   •    Selasa, 15 Aug 2017 17:26 WIB
kesehatankesehatan saraf
Dumolid Hanya Mengatasi Gangguan Tidur tak Mengurangi Sindrom Tourette
Ilustrasi. (Drug Abuse)

Metrotvnews.com, Jakarta: Umumnya, obat dumolid diberikan kepada mereka yang mengalami sindrom tourette. Sindrom tourette merupakan gangguan neuropsikiatri dimana pasien akan mengalami gangguan perilaku yang sumbernya berasal dari otak.

Dokter Spesialis Saraf Frandy Susatia mengatakan pasien dengan gangguan neuropsikiatri memang tak semuanya diresepkan obat dumolid. Ada beberapa dari mereka yang mengalami gangguan tidur sehingga diberikan dumolid sebagai penenang untuk memodifikasi otak agar mudah tidur.

"Tetapi dumolid ini hanya mengatasi gangguan tidurnya saja tidak mengatasi gangguan tourette-nya," ujar Frandy dalam Newsline, Selasa 15 Agustus 2017.

Frandy mengatakan kebanyakan dokter memang tak meresepkan dumolid untuk kasus sindrom tourette. Efek sampingnya yang dapat menyebabkan ketergantungan menjadi alasan. 

"Jadi kalau bisa dengan obat tidur biasa itu yang kita pakai. Saya pribadi memang lebih meresepkan obat di luar dumolid," katanya.

Untuk diketahui, sindrom tourette merupakan gangguan perilaku yang diakibatkan dari gangguan saraf dan gangguan psikiatri. Sindrom ini mengakibatkan pasien mengalami gangguan perilaku seperti melakukan hal yang sama berulang-ulang.

Contohnya stereotypi, bisa berupa motorik tic yang ditandai dengan menggelengkan kepala ke satu sisi saja secara berulang atau vokal tic yaitu mengeluarkan suara aneh yang tidak bisa dikontrol.

Gangguan ini berpusat di otak dan biasanya sumber utama dari gangguan ini adalah genetik.

"Penyebab aslinya tidak diketahui secara pasti tapi salah satu sumber utamanya adalah genetik atau dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Misalnya pernah mengalami infeksi otak atau gangguan trauma di kepala," jelas Frandy.




(MEL)