Beda Kandungan, Beda Pula Manfaat Krim Anti Aging

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 16 Jun 2017 10:00 WIB
kecantikan
Beda Kandungan, Beda Pula Manfaat Krim Anti Aging
(Foto: naturalbeautytips)

Metrotvnews.com, Jakarta: Krim anti aging menjadi salah satu solusi praktis untuk mencegah penuaan kulit. Namun, sebaiknya tidak sembarang menggunakannya karena tergoda iklan semata.

Sebuah video ilmiah berjudul 'Apakah Krim Anti-aging Bekerja?' yang dibawakan oleh Michael Aranda menjelaskan bahwa hal pertama yang perlu diketahui tentang penyebab keriput bukanlah penuaan, melainkan sinar matahari.

Sinar matahari terdiri dari tiga jenis radiasi UV, yaitu UVA, UVB, dan UVC yang tidak mencapai bumi. Radiasi UVA menembus lapisan kedua kulit sehingga menyebabkan penuaan dini kulit yang berujung pada keriput. Sementara UVB, mengenai lapisan teratas kulit sehingga menyebabkan kulit terbakar hingga mengakibatkan kanker kulit.

Radiasi UVA berinteraksi dengan molekul dalam kulit seperti elastin dan kolagen untuk menciptakan tipe oksigen reaktif seperti radikal bebas. Karena elektron pada radikal bebas tak memiliki pasangan, maka mereka terus mencari elektron dan merusak beberapa molekul seperti DNA, protein, dan lemak. Akibatnya, muncul kerutan akibat kerusakan tersebut.

Sebelum menggunakan krim anti aging, ketahui kandungan dan cara kerjanya agar bermanfaat untuk kulit.

1. Retinoid

Kandungan retinois, seperti retinol, mampu mengurangi keriput dan mempercepat penyembuhan luka dan gores di wajah asalkan sesuai dengan rekomendasi dokter kulit. Namun, penggunaan retinoid saat hamil dapat menyebabkan masalah kulit karena adanya interaksi tertentu dengan sel.

Retinoid mambantu melihat struktur kulit dan melawan keriput dengan cara membuat kulit memproduksi kolagen, elastin, dan rantai gula panjang bernama glycosaminoglycan (GAG). Mereka berperan seperti spons yang dapat menahan jumlah air yang banyak. GAG membantu menahan kekenyalan kulit sehingga tetap terhidrasi dan sehat.

2. Asam salisilat dan asam hialuronat

Dua senyawa ini sering tercantum dalam bahan krim namun kurang ampuh. Bahan kimia tersebut mengaktifkan gen yang menyebabkan sel memproduksi kolagen dan memperbaiki bagian wajah tertentu. Asam hialuronat adalah GAG yang dapat membantu mempertahankan kelembaban.

3. Peptida

Ini adalah bahan kimia yang berperan dalam pembuatan sel baru dan protein sehingga penting untuk struktur kulit. Namun, dalam krim anti aging, kandungan ini terlalu besar untuk berada di sel epidermis sehingga hanya bisa sampai di permukaan dan tak memiliki fungsi apapun.


 


(DEV)