Alergi, Bisa Memicu Gatal di Organ Intim Wanita

Torie Natalova    •    Rabu, 03 Jan 2018 16:09 WIB
kesehatan
Alergi, Bisa Memicu Gatal di Organ Intim Wanita
Agar lebih aman pilih pembalut tanpa pewangi. (Foto: Courtesy of Gettyimages)

Jakarta: Anda mungkin pernah atau sering merasakan gatal di bagian organ tubuh tertentu. Terutama wanita, organ intim juga bisa terasa sangat gatal.

Setidaknya, tiga dari empat wanita mengalami infeksi jamur dengan rasa gatal dan terbakar serta keluarnya cairan dari organ intimnya. 

Bakteri vaginosis, merupakan infeksi vagina yang paling umum terjadi pada wanita usia 15-44 tahun. Bakteri ini dapat menyebabkan gatal, nyeri, atau keputihan. 

Kombinasi pil kontrasepsi dan alat kontrasepsi menekan ovulasi dan ini dapat mengeluarkan cairan pelumasan alami saat sel telur dilepaskan.


(Agar lebih aman pilih pembalut tanpa pewangi. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Ikan Ini Aman Dikonsumsi Orang yang Alergi Seafood)

Kering di daerah vagina juga dapat menyebabkan gatal. Selain kering, alergi juga bisa membuat bagian intim wanita gatal. 

Alergi biasanya akibat pewangi pada tampon atau pembalut. Karenanya, agar lebih aman pilih pembalut tanpa pewangi.

Terkadang, meskipun seorang wanita dapat alergi terhadap sperma suami, ini bukan akhir dari segalanya. Anda dapat menemui ahli alergi untuk melakukan tes kulit.

Jika memang kulit Anda alergi terhadap sperma, Anda dapat mengunakan kondom atau obat anti alergi setidaknya 30 meit sebelum bercinta.










(TIN)