Survei: Semakin Banyak Remaja Menghabiskan Waktu Berjam-jam di Media Sosial

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 27 Mar 2018 18:19 WIB
media sosialpsikologi
Survei: Semakin Banyak Remaja Menghabiskan Waktu Berjam-jam di Media Sosial
Sebuah penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial selama lebih dari tiga jam pada remaja sekolah semakin mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir. (Foto: Rachael Crowe/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial selama lebih dari tiga jam pada remaja sekolah semakin mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir. 

Data yang dikumpulkan dari sebuah survei pada 4.410 anak di tahun 2011-2012 dan 3.616 anak di tahun 2015-2016 tersebut menyimpulkan bahwa anak perempuan dan laki-laki lebih rutin mengunjungi jaringan sosial. 

Namun, penggunaan media sosial pada anak laki-laki cenderung lebih rendah. 

Para survei pertama, sekitar 4,9 persen anak laki-laki menghabiskan lebih dari tiga jam untuk media sosial. Angka tersebut meningkat menjadi 8,3 persen pada survei kedua. 

(Baca juga: Pertimbangan Sebelum Menerima Pertemanan di Media Sosial)


(Data yang dikumpulkan dari sebuah survei pada 4.410 anak di tahun 2011-2012 dan 3.616 anak di tahun 2015-2016 tersebut menyimpulkan bahwa anak perempuan dan laki-laki lebih rutin mengunjungi jaringan sosial. Foto: Priscilla Du Preez/Unsplash.com)

Sementara, sebanyak 8,7 persen anak perempuan berusia 10-15 tahun menggunakan situs Facebook selama lebih dari tiga jam per hari. Angka tersebut berlipat ganda menjadi 17,4 persen di survei tahun 2015-2016. 

Data tersebut dikumpulkan dari studi jangka panjang Understanding Society di Inggris. 

Studi tersebut dilakukan setelah adanya laporan dimana anak-anak terpapar risiko emosional secara signifikan pada media sosial, khususnya saat mereka bertransisi ke sekolah menengah.

Komisaris Anak-Anak Inggris mengeluarkan peringatan keras dalam sebuah laporan yang menunjukkan bahwa murid berusia 10 hingga 12 tahun menjadi semakin cemas dengan citra mereka di dunia maya dan mulai 'menjaga penampilan'.

Sementara, anak berusia delapan hingga 10 tahun yang menggunakan media sosial dengan cara yang lucu dan kreatif, yaitu untuk bermain game, berubah secara signifikan saat lingkaran sosial anak-anak berkembang di tahun pertama sekolah menengah mereka.








(TIN)