Gaya Hidup Sehat Bantu Cegah Kemunculan Kanker

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 24 Mar 2018 14:03 WIB
kanker
Gaya Hidup Sehat Bantu Cegah Kemunculan Kanker
Gaya Hidup Sehat Bantu Cegah Kemunculan Kanker (Foto: istock)

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa lebih dari 2.500 kasus kanker di Inggris bisa dicegah jika dilakukan perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan alkohol, olahraga, menjaga berat badan, dan berhenti merokok.

Cancer Research UK (CRUK) mengungkapkan bahwa prevalensi tersebut setara dengan 37,7 persen dari semua kanker yang didiagnosis setiap tahun di Inggris, meningkat menjadi 41,5 persen di Skotlandia.

Dikalkulasi dari 2015, data tersebut menunjukkan bahwa paparan asap tembakau adalah faktor paling utama, diikuti dengan kelebihan berat badan, paparan radiasi UV berlebbih, konsumsi alkohol, kurang asupan serat, dan polusi udara.

Dengan perhitungan lebih dari 15 persen kasus kanker, CRUK menyatakan bahwa kebiasaan merokok adalah penyebab dari 32.000 kasus kanker pada pria dan 22.000 pada wanita pada tahun 2015.

Saat ini, meskipun tingkat merokok telah menurun, muncul masalah lain yaitu obesitas yang mulai menjadi pembunuh terbesar.

"Obesitas adalah masalah kesehatan yang besar saat ini, dan bisa bertambah buruk bila kita diam saja," tukas kata profesor Linda Bauld dari divisi pencegahan di Penelitian Kanker Inggris.

Menurutnya, melarang iklan makanan cepat saji di TV sebelum pukul 9 malam bisa dijadikan sebagai salah satu cara pencegahan obesitas.

Setiap tahun, terjadi 22.800 kasus kanker karena obesitas dengan perbandingan 13.200 kasus pada wanita dan 9.600 kasus pada pria.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa obesitas memicu 13 jenis kanker di mana beberapa diantaranya adalah usus, payudara, rahim dan ginjal.

Selain kebiasaan merokok dan kelebihan berat badan, pemicu kanker terbesar ketiga adalah paparan radiasi UV berlebih dari matahari. Terdapat sekitar 13.600 kasus kanker kulit melanoma akibat hal tersebut.

Kemudian, pemicu lainnya adalah polusi udara yang menyebabkan 3.600 kasus kanker paru.

"Menjalankan pola hidup sehat tak menjamin seseorang tak terkena kanker, tapi dapat membantu mencegah," ujar Sir Harpal Kumar, kepala eksekutif Cancer Research Inggris.

 


(ELG)