Anak Berkebutuhan Khusus Sebaiknya juga Ditangani Dokter Gigi Spesialis Anak, Ini Alasannya

Nia Deviyana    •    Kamis, 20 Apr 2017 13:21 WIB
anak berkebutuhan khusus
Anak Berkebutuhan Khusus Sebaiknya juga Ditangani Dokter Gigi Spesialis Anak, Ini Alasannya
(Foto: Mgsdental)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dokter gigi spesialis anak memiliki peran yang cukup besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak berkebutuhan khusus. Seringkali para ibu tak menyadari, masalah pada gigi menjadi akar dari menurunnya kualitas kesehatan anak-anak berkebutuhan khusus.

"Banyak ibu-ibu datang ke saya, bilang sudah ke dokter pencernaan, dokter anak, tapi tidak ketemu masalahnya. Setelah diperiksa giginya, ternyata sudah banyak lubang, infeksi, dan bengkak," ujar drg Aliyah, spesialis gigi anak di Dharmawangsa Dental Studio.

Ia menjelaskan, mulut adalah jendela tubuh. Jika sudah banyak infeksi di mulut, bakteri pun akan lebih mudah masuk ke pencernaan. Kenyataannya, banyak pasien berkebutuhan khusus yang jadi lebih sehat setelah teratur ke dokter gigi.

"Banyak yang kemudian (setelah perawatan gigi) berat badannya jadi naik, BAB-nya jadi lancar, pertumbuhannya pun jadi lebih baik," tambah dia.

Lantas, mengapa harus ke dokter gigi spesialis anak? apa bedanya dengan dokter gigi umum?

"Pada dasarnya, dokter gigi umum juga mempelajari dasar-dasar perawatan gigi anak, tetapi dokter gigi spesialis anak lebih mendalam, mencakup psikologisnya juga. Pada anak berkebutuhan khusus yang memang tidak memiliki kemampuan untuk kooperatif, saat dateng ke dokter gigi umum biasanya dokternya tak bisa menangani. Kalau pun bisa akhirnya harus memeluk dengan keras, melakukan hal-hal yang bisa membuat anak trauma dateng ke dokter gigi," paparnya.

Selain itu, ada hal yang tidak mampu diberikan dokter gigi umum, yakni general anastesi, tindakan medis agar anak sama sekali tak merasakan sakit saat ditangani.

Dokter spesialis gigi anak biasanya juga lebih peka, apakah anak yang ditangani memang memiliki kebutuhan khusus, atau hanya sekadar takut biasa seperti anak sehat pada umumnya. Dengan demikian, mereka paham pendekatan apa yang harus dilakukan.

Aliyah menyebut, anak berkebutuhan khusus memerlukan penanganan dokter gigi spesialis anak hingga usia 40 tahun, berbeda dengan anak sehat yang umumnya hingga usia 18 tahun.

"Pada orang berkebutuhan khusus, usia fisik dengan psikologis berbeda," pungkasnya.

 


(DEV)