Tinggi Asupan Garam Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 29 Aug 2017 10:48 WIB
studi kesehatan
Tinggi Asupan Garam Tingkatkan Risiko Gagal Jantung
(Foto: The Health Site)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang senang mengonsumsi makanan tinggi garam seperti kentang goreng, sebaiknya mulai mengurangi. Sebuah studi menyebutkan bahwa asupan tinggi lemak dapat meningkatkan risiko gagal jantung dua kali lipat.

Penemuan tersebut menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi garam lebih dari 13,7 gram per hari berisiko dua kali lipat terkena gagal jantung dibandingkan  mereka yang mengonsumsi kurang dari 6,8 gram.

Menurut para peneliti, peningkatan risiko gagal jantung akibat konsumsi garam tak berhubungan dengan tingkat tekanan darah.

Konsumsi optimal garam per hari yang dianjurkan adalah kurang dari 6,8 gram.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan konsumsi maksimal garam per hari adalah 5 gram dan kebutuhan psikologis membutuhkan 2-3 gram per hari.

"Jantung tak senang dengan garam. Asupan garam (klorida sodium) yang tinggi adalah penyebab mayor tekanan darah tinggi dan faktor risiko independen pada penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke," ujar Pekka Jousilahti, professor di National Institute for Health and Welfare, Finlandia.

Penelitian yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology Congress di Barcelona tersebut meneliti 4.630 wanita berusia 25-64 tahun selama 12 tahun. Sampel urin diambil secara teratur untuk mengetahui asupan garam mereka.

Para peneliti membagi partisipan pada lima kelompok berdasarkan asupan garam per hari: kelompok asupan gram rendah yang mengkonsumsi kurang dari 6,8 gram hingga kelompok asupan garam tertinggi dengan jumlah lebih dari 13,7 gram. Selama masa studi, 121 partisipan terkena gagal jantung.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi garam paling banyak cenderung 2,1 kali lipat lebih berisiko mengalami gagal jantung. Sementara, kelompok kedua terbanyak dalam asupan garam, antara 10,9-13,7 gram berisiko 1,7 kali lipat.




(DEV)