Alasan Mengapa Anda Harus Buang Air Kecil di Pagi Hari

Raka Lestari    •    Selasa, 13 Feb 2018 14:05 WIB
kesehatan
Alasan Mengapa Anda Harus Buang Air Kecil di Pagi Hari
Keri Peterson, MD, ahli penyakit dalam dari New York mengatakan pada malam hari ginjal Anda akan menyaring lebih sedikit air kencing dan kandung kemih Anda akan lebih rileks dan lebih banyak menahan air. (Foto: Rivka Weis/Unsplash.com)

Jakarta: Beberapa orang mungkin merasa bahwa mereka harus buang air kecil lebih sering di pagi hari. Padahal hanya minum sedikit ataupun tidak sedang hamil. Dan hal tersebut menjadi pertanyaan bagi banyak orang karena cukup banyak yang mengalaminya.

Meskipun Anda harus buang air kecil lebih sering pada pagi hari, perlu diingat untuk tidak menahan buang air kecil karena hal tersebut justru dapat membahayakan. 

Keri Peterson, MD, ahli penyakit dalam dari New York mengatakan pada malam hari ginjal Anda akan menyaring lebih sedikit air kencing dan kandung kemih Anda akan lebih rileks dan lebih banyak menahan air.

Ditambah lagi, hormon yang disebut vasopressin menginstruksikan sel untuk mempertahankan air. Faktor-faktor tersebutlah yang membuat kantung kemih Anda cukup penuh di pagi hari sehingga Anda akan sering buang air kecil di pagi hari. 

(Baca juga: Buang Air Kecil Sebelum atau Sesudah Hubungan Seks?)


(Keri Peterson, MD, ahli penyakit dalam dari New York mengatakan pada malam hari ginjal Anda akan menyaring lebih sedikit air kencing dan kandung kemih Anda akan lebih rileks dan lebih banyak menahan air. Foto: Joshua Rawson Harris/Unsplash.com)

Selain itu, jika Anda memiliki kebiasaan meminum secangkir kopi di pagi hari bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Anda lebih sering buang air kecil di pagi hari. Hal ini karena minuman berkafein bisa memiliki efek diuretik. 

Kemudian perhatikan pula frekuensi buang air kecil Anda. Jika Anda harus selalu buang air kecil setiap saat sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter Anda untuk memeriksa apakah ada infeksi saluran kencing yang ditandai dengan terasa sakit saat buang air kecil atau kandung kemih yang terlalu aktif. 

Meskipun jarang terjadi, frekuensi buang air kecil yang cukup intens juga bisa dikaitkan dengan penyakit diabetes disertai rasa haus yang sering atau fibroid uterus, yang merupakan tumor jinak karena kandung kemih Anda ditekan oleh tumor jinak tersebut. Jika hal tersebut terjadi, pastikanlah untuk pergi ke dokter Anda untuk memeriksakannya. 









(TIN)