5 Klaim Produk Kecantikan yang Belum Tentu Benar

Raka Lestari    •    Senin, 20 Nov 2017 11:20 WIB
5 Klaim Produk Kecantikan yang Belum Tentu Benar
Produk perawatan kulit hanya diaplikasikan pada lapisan luar kulit dan hanya dapat menembus lapisan terluar kulit antara 15-20 lapisan sel. (Foto: Freestocks.org/Unsplash.com)

Jakarta: Hal yang paling penting saat akan membeli produk kecantikan adalah daftar bahan-bahan pembuatnya. Terkadang apa yang terlihat pada kemasan produk-produk kecantikan yang dijual selain harga, jumlah, produsen, dan terkadang hanyalah trik pemasaran.

Istilah pemasaran yang digunakan pada label produk memiliki daya tarik konsumen dan dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan, namun terkadang masih perlu dibuktikan lagi.

Berikut ini adalah kandungan dari produk-produk kecantikan yang masih perlu dipertanyakan dilansir dari laman Reader's Digest:

1. Anti penuaan
Secara sains masih belum ditemukan produk yang dapat memperlambat atau bahkan menghentikan proses penuaan. Tabir surya adalah satu-satunya produk perawatan kulit yang terbukti secara ilmiah yang dapat mencegah tanda penuaan dini pada kulit dengan melindungi kulit dari sinar matahari yang merusak kulit.

2. Tidak diuji pada hewan
Untuk menarik hati dari para pecinta hewan ada juga beberapa produk kecantikan yang menuliskan "cruelty free" atau "Not Tested on Animals." Beberapa produsen menerapkan klaim ini pada produk jadi mereka saja, namun mungkin bergantung pada pemasok bahan baku untuk melakukan pengujian hewan untuk memperkuat kandungan atau keamanan produk.

Atau bisa juga ramuan dalam produk mungkin tidak "saat ini" diuji pada hewan, namun mungkin pernah dilakukan di masa lalu, juga untuk mendukung keamanan bahan. 


(Tabir surya adalah satu-satunya produk perawatan kulit yang terbukti secara ilmiah yang dapat mencegah tanda penuaan dini pada kulit. Foto: Sam Burriss/Unsplash.com)

(Baca juga: Tak Hanya Sehat, 5 Makanan Ini Buat Kulit Terlihat Awet Muda)

3. Hypoallergenic
Istilah "hypoallergenic" menyiratkan bahwa produk memiliki kemungkinan lebih kecil menyebabkan reaksi alergi atau tidak akan menyebabkan reaksi alergi sama sekali. Sayangnya, tidak ada definisi standar federal mengenai istilah ini.

Tidak ada tes tunggal yang dapat menjamin bahwa produk tertentu tidak akan menyebabkan reaksi alergi bagi individu tertentu. Ironisnya, produk berlabel "hypoallergenic" kerap mengandung setidaknya satu bahan, biasanya pengawet yang diketahui menyebabkan reaksi kulit terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.

4. Telah diuji oleh dermatologi
"Dermatologist-tested" maksudnya adalah setidaknya satu ahli dermatologi mungkin menguji produk tersebut pada beberapa bagian tubuh mereka sendiri untuk beberapa periode waktu atau mungkin hanya sekali saja.

5. Nourishing
Konsumen dibuat percaya bahwa produk kecantikan dapat memberikan makanan atau zat gizi lain yang diperlukan untuk pertumbuhan kulit. Produk perawatan kulit hanya diaplikasikan pada lapisan luar kulit dan hanya dapat menembus lapisan terluar kulit antara 15-20 lapisan sel. Lapisan terluar dari kulit ini hanya terdiri dari sel-sel yang sudah mati namun bersifat fungsional.









(TIN)