Studi: Kencan Pertama Tak Melulu Langsung ke Ranjang

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 06 Oct 2017 07:00 WIB
romansa
Studi: Kencan Pertama Tak Melulu Langsung ke Ranjang
72 persen pria merasa makan malam adalah aktivitas paling aman saat kencan pertama selain menonton film atau nongkrong di kedai kopi. (Foto: Dave Lastovskiy/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebanyakan orang Barat berasumsi bahwa kencan pertama bisa langsung berujung pada hubungan seksual. Namun, sebuah studi menemukan bahwa membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa berakhir di ranjang. 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Groupon dan melibatkan 2 ribu orang dewasa menyebutkan bahwa rata-rata orang melewati hingga kencan kedelapan sebelum melangkah ke jenjang lebih jauh.

Hasil tersebut juga menyebutkan bahwa para pria merasa sembilan kali lipat merasa tak masalah berhubungan seksual di kencan pertama dibandingkan wanita. 



Ketika ditanyai berdasarkan jenis kelamin, para pria merasa aktivitas seks tersebut boleh dilakukan setelah melalui kencan kelima, sementara para wanita lebih memilih melakukannya setelah kencan kesembilan. 

(Baca juga: Seberapa Dewasa Hubungan Anda dengan Pasangan?)

Rata-rata, perlu melalui minimal lima kencan sebelum mereka ingin melakukan kontak fisik secara intim. Para peneliti juga mengungkapkan bahwa membuat pasangan wanita tertawa adalah kunci utama, yang menunjukkan kepandaian dan kreativitas seseorang. 

Selain itu, beberapa hal yang juga disenangi wanita adalah penampilan yang bersih, baik dalam melayani pelayan restoran, dan mendengarkan mereka saat bercerita.



Survei tersebut juga membandingkan berdasarkan aspek kencan. Misalnya, 72 persen pria merasa makan malam adalah aktivitas paling aman saat kencan pertama selain menonton film atau nongkrong di kedai kopi.

Namun, sebaiknya Anda mencari tahu kesenangan teman kencan terlebih dahulu. Satu dari 10 orang mengaku tak menikmati kencan karena tak menyukai restoran tempat berkencan. Selain itu, sepertiga orang juga tak senang bila makanan mereka dipilihkan. 











(TIN)