Menopause Bisa Memicu Risiko Gangguan Tidur

Torie Natalova    •    Sabtu, 02 Dec 2017 18:12 WIB
menopause
Menopause Bisa Memicu Risiko Gangguan Tidur
Menopause Bisa Memicu Risiko Gangguan Tidur (Foto: gettyimages)

Jakarta: Berkeringat di malam hari dan rasa panas atau hot flashes sering dialami wanita selama menopause. Ini merupakan efek samping dari penurunan tingkat hormon estrogen. Tetapi, menopause mungkin dapat menyebabkan risiko masalah kesehatan lain.

Dalam sebuah studi terbaru yang diterbitkan American Menopause Society, para peneliti menemukan wanita yang memiliki gejala menopause tersebut jauh lebih mungkin mengalami sleep apnea. Ini adalah kondisi yang terjadi ketika Anda berhenti bernapas saat tidur, yang bisa berlangsung beberapa detik atau bahkan hitungan menit sebelum napas Anda masuk lagi.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hot flashes dan sleep apnea. Jenis masalah tidur yang paling sering terjadi pada peserta penelitian adalah sleep apnea obstruktif. Kondisi ini bentuk yang terjadi saat otot tenggorokan rileks, menghalangi jalan napas Anda yang sedang tidur.

Gangguan tidur merupakan keluhan umum saat menopause. Sakit kepala di pagi hari dan rasa kantuk di siang hari yang berlebihan bisa jadi gejala sleep apnea obstruktif.

Jika Anda menduga mengalami sleep apnea, sebaiknya kunjungi dokter. Kondisi tersebut berkaitan erat dengan risiko penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi dan stroke yang lebih tinggi.

Para wanita sebaiknya tidak menyepelekan kondisi tubuh ketika menopause. Penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan tajam pada aliran darah di otak saat terjadi hot flash. Ini kemungkin terkait dengan kurangnya produksi estrogen yang menyebabkan reaksi oleh reseptor estrogen di otak.

Selain itu, ada juga penurunan aliran darah ke seluruh bagian tubuh lain yang dapat meningkatkan risiko masalah tekanan darah dan penyakit jantung.

Meskipun hot flashes hanya terjadi beberapa menit saja, namun reaksi ini bisa membuat jantung dan waktu tidur Anda bermasalah. Dokter akan memberikan resep obat-obatan untuk menghentikan hot flashes pada wanita yang menopause.


(ELG)