Wanita yang Terlalu Kurus Berpotensi Alami Menopause Dini

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 28 Oct 2017 06:00 WIB
studi kesehatan
Wanita yang Terlalu Kurus Berpotensi Alami Menopause Dini
(Foto: Eatthis)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah survei menemukan bahwa wanita yang memiliki berat badan kurang saat remaja atau pertengahan usia 30 tahun berisiko lebih besar mengalami menopause dini, dibandingkan wanita dengan berat badan normal di usia yang sama.

Menopause dini umumnya terjadi saat usia 45 tahun dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, penurunan kognitif, osteoporosis, dan kematian dini.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa wanita berberat badan kurang pada segala usia (indeks massa tubuh atau BMI kurang dari 18,5 kg/m2) berisiko 30 persen lebih besar mengalami menopause dini dibandingkan mereka yang berberat badan normal dengan BMI antara 18,5-22,4 kg/m2.

Sementara, wanita dengan BMI antara 25-29,9 kg/m2 memiliki risiko 21-30 persen lebih rendah terkena menopause dini dibandingkan wanita berat badan dini.

Selanjutnya, wanita dengan berat badan kurang saat berusia 18 tahun dengan BMI kurang dari 17,5 kg/m2 memiliki risiko 50 persen lebih tinggi mengalami menopause dini dibandingkan wanita berat badan normal.

Sementara, wanita dengan BMI kurang dari 18,5 kg/m2 pada usia 35 tahun memiliki peningkatan risiko hingga 59 persen.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa wanita berat badan kurang yang mengalami perubahan berat badan dimana turun hingga 9 kg atau lebih saat berusia 18-30 tahun berisiko 2,4 kali lipat terkena menopause dini.

"Penemuan kami menunjukkan bahwa wanita yang memiliki berat badan kurang di masa awal atau pertengahan dewasa kemungkinan lebih berisiko mengalami menopause dini," ujar pemimpin studi Kathleen Szegda dari University of Massachusetts Medical School.

Ia menambahkan, berat badang kurang berdampak pada waktu terjadi menopause, dimana 10 persen wanita mengalami hal tersebut.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction tersebut mengevaluasi 80 ribu wanita berusia 25-42 tahun.


(DEV)