Gunakan Antibiotik Secara Tepat

Yatin Suleha    •    Selasa, 18 Oct 2016 12:13 WIB
kesehatan
Gunakan Antibiotik Secara Tepat
Antibiotik digunakan untuk menyembuhkan atau mencegah infeksi yang disebabkan bakteri. (Foto: Livestrongcdn)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda pasti tahu obat antibiotik. Penggunaan yang tepat dan bijak diperlukan dalam penggunaannya.

Sejak tahun lalu tepatnya pada bulan November, WHO telah mencanangkan Pekan Peduli Antibiotik. Melalui kampanye yang berslogan "Antibiotics: Handle with Care" tersebut WHO mengajak masyarakat untuk memanfaatkan antibiotik dengan tepat.

Resistensi (kekebalan) bakteri terhadap antibiotik telah menjadi permasalahan yang sangat serius dan menjadi salah satu tantangan terbesar dunia kesehatan. 

(Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen, Balita Derita Hiperkalsemia)

Dr. Anis Karuniawati, PhD, SpMK (K), Sekretaris Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA) yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan RI tahun 2014 silam menyatakan sebagai contoh di Thailand, kematian terkait kekebalan bakteri terhadap antibiotik mencapai lebih dari 38 ribu orang per tahun. Dan kerugian ekonomi yang disebabkan diperkirakan mencapai USD 1,3 miliar.

Adanya resistensi bakteri menyebabkan penurunan kemampuan antibiotik dalam mengobati infeksi dan penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan.

Dr. Dewi Indriani, Penanggungjawab Resistensi Antimikroba WHO Indonesia menjelaskan dalam rilis tersebut, bahwa antibiotik digunakan untuk menyembuhkan atau mencegah infeksi yang disebabkan bakteri.

Secara alami, sejalan dengan waktu bakteri beradaptasi sehingga antibiotik tidak ampuh lagi melawannya. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat mempercepat akselerasi resistensi bakteri, sehingga penyakit seperti radang paru atau tuberkulosis jauh lebih sulit dan mahal untuk disembuhkan.

Cara utama menekan percepatan kekebalan bakteri ini  adalah dengan pemanfaatan antibiotik yang bertanggungjawab, yaitu hanya untuk penyakit yang memerlukan antibiotik, sesuai resep, dan dengan dosis dan waktu yang tepat. 

"Memanfaatkan antibiotik setepat-tepatnya berarti memperpanjang masa ampuh obat ini. Jika antibiotik tak lagi efektif, infeksi sederhana menjadi sulit disembuhkan bahkan dapat menyebabkan kematian," tutup Sharad Adhikary, selaku Pelaksana Tugas Wakil WHO di Indonesia.








(TIN)