Anggur Merah Cegah Kerusakan Sel Akibat Rokok

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 20 Nov 2016 11:22 WIB
tips kesehatan
Anggur Merah Cegah Kerusakan Sel Akibat Rokok
(Foto: Summer Day)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggur memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang kecil. Seperti hasil studi yang diterbitkan belum lama ini mengungkapkan, mengonsumsi 1-2 gelas anggur merah sebelum merokok dapat melawan efek negatif dari merokok jangka pendek pada pembuluh darah.

"Tujuan penelitian kami adalah untuk menyelidiki efek vaskular akut dari konsumsi anggur merah sebelum merokok yang sesekali dilakukan oleh mereka yang sehat," jelas pemimpin penelitian Viktoria Schwarz dari University of Saarland, Homburg.

Mereka menemukan bukti dimana konsumsi anggur merah dapat mencegah sebagian besar masalah pembuluh darah akibat merokok.

Minum anggur merah secara umum dianggap sebagai pelindung penyakit kardiovaskular. Sementara, asap rokok menyebabkan kerusakan endotel, peradangan pembuluh darah dan sistemik, serta penuaan sel.

Anggur merah menstimulasi pembentukan dari beberapa faktor relaksasi yang bergantung pada endotelium seperti oksida nitrarm yang meningkatkan fungsi endotel pada arteri koroner karena konsenstrasi fenol yang tinggi dalam anggur merah.

Studi yang dipunlikasikan dalam The American Journal of Medicine tersebut meneliti efek dari merokok pada berbagai proses biokimia dalam darah dan pembuluh. Penelitian tersebut melibatkan 20 orang sehat 9dan bukan perokok) yang mengajukan diri untuk mencoba tiga batang rokok.

Setengah dari partisipan mengkonsumsi anggur merah satu jam sebelum merokok dan hasilnya terdapat 0,75 persen kandungan alkohol dalam darah.

Darah dan urine kemudian dikumpulkan sebelum dan sesudah minum anggur merah dan merokok. Hal tersebut dilakukan kembali 18 jam kemudian.

Merokok diketahui sebagai penyebab lepasnya mikropartikel dalam aliran darah. Partikel tersebut datang dari sel endotel, trombosit, dan monosit yang rusak, namun mengalir dalam pembuluh darah.

Para peneliti menemukan, peserta yang minum anggur merah sebelum merokok tidak mengalami perubahan sel.

Penelitian ini hanya berfokus pada anak muda yang bukan perokok, maka haslnya tak bisa digeneralisasikan pada semua kalangan.


(DEV)