Tips Nirina Zubir Jelaskan Menstruasi pada Anak

Yatin Suleha    •    Senin, 03 Dec 2018 19:13 WIB
kesehatannirina zubir
Tips Nirina Zubir Jelaskan Menstruasi pada Anak
Dalam rilis storypitch dari Visinemapictures yang diterima oleh Medcom.id Nirina Zubir yang memerankan Emak membagikan tipsnya seputar menstruasi pada anak. (Foto: MI/Angga Yuniar)

Jakarta: Masih ingat serial televisi Keluarga Cemara. Remakenya akan hadir tahun depan dalam versi layar lebar. Keluarga yang banyak menampilkan kesederhanaan ini juga membawa nuansa yang segar dalam film terbarunya yang akan hadir awal Januari 2019 mendatang.

Didapuk menjadi emak adalah Nirina Zubir dan abah Agus Ringgo. Dalam rilis storypitch dari Visinemapictures yang diterima oleh Medcom.id Nirina Zubir yang memerankan Emak dalam film Keluarga Cemara membagi ilmunya dalam menjelaskan menstruasi pada anak.

1. Sesuaikan dengan usia
Sesuaikan diskusi dan penjelasan dengan usia dan pengetahuan anak. Misalnya saat anak memasuki usia 7-8 tahun tidak sengaja menemukan pembalut di dalam lemari, jelaskan bahwa Anda menggunakan pembalut tersebut saat sedang menstruasi.

Pada usia ini, mungkin Anda perlu untuk membatasi jawaban yang diberikan kepada anak jika anak tidak bertanya terlalu mendalam. Namun, seiring bertambahnya usia, Anda bisa menjelaskannya secara spesifik hal-hal yang lebih rumit.

“Aku ngasih tahu udah dari sedini mungkin, kek anakku nih mungkin dia usianya jauh dari menstruasi, tapi aku udah ngasih tahu sama dia jadi kalau aku sudah duluan dapet aku kasih tahu” ungkap Nirina.


(Didapuk menjadi emak adalah Nirina Zubir dan abah Agus Ringgo. Dalam rilis storypitch dari Visinemapictures yang diterima oleh Medcom.id Nirina Zubir yang memerankan Emak dalam film Keluarga Cemara membagi ilmunya dalam menjelaskan menstruasi pada anak. Foto: Dok. Visinemapictures)

(Baca juga: Penyebab Menstruasi Datang Lebih dari Sekali)

2. Pilih waktu yang pas
Pendidikan tentang tubuh manusia, terutama organ reproduksi, sebenarnya tidak perlu dibahas dalam satu waktu sekaligus karena justru dapat membuat anak kewalahan dan menjadi tidak nyaman. Cicil waktu dan kesempatannya sampai anak paham.

3. Pemilihan kalimat
Anda dapat memulai pembicaraan kepada anak perempuan Anda dengan kalimat yang sejuk. Bicarakan dengan nada positif, hindari menyudutkan dan membohongi anak, apalagi memberitahu informasi yang salah.

4. Amati respons anak
Setelah menjelaskan, amati respons anak.  Perhatikan apakah dia dapat memahami penjelasan ini. Sebab tidak semua bisa dijelaskan dalam satu kali kesempatan.

Beri anak kesempatan untuk bertanya dan jawablah pertanyaan demi pertanyaan dengan sabar.

5. Lengkapi pengetahuan soal cara kerja organ reproduksi
Orang tua perlu melengkapi diri dengan pengetahuan mengenai cara kerja organ reproduksi agar dapat menjelaskan kepada anak, bahwa menstruasi merupakan proses alami yang terjadi pada wanita.

Beritahu juga setiap anak memiliki perubahan tubuh yang berbeda. Ada yang lebih cepat, ada pula yang lebih lambat. Tetapi tidak apa-apa jika menjawab tidak tahu.

“Jangan tunggu sampai anak dapat menstruasi! Jelaskan saja sebelum hal itu terjadi sebab awal mens anak itu tidak semuanya ada di usia yang sama,” kata Nirina.

Tips ini tidak hanya untuk anak perempuan, anak laki-laki juga butuh diajak berdiskusi tentang menstruasi ini agar mereka memahami apa yang dialami teman, saudara perempuan dan ibunya tiap bulan.

Diskusi tentang kesehatan reproduksi sangat penting sebab jangan sampai anak-anak mendapatkannya dari sumber yang salah. Sebab memang tugas orang tua untuk menjelaskan hal ini, sekaligus mempererat hubungan dengan anak.




(TIN)