Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Menggunakan Kipas Angin Semalam Penuh

Torie Natalova, Raka Lestari    •    Jumat, 27 Jul 2018 07:00 WIB
kesehatan
Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Menggunakan Kipas Angin Semalam Penuh
(Foto: The Health Site)

Jakarta: Selain Air Conditioner (AC), kipas angin menjadi pilihan untuk mengatasi cuaca panas. Namun, menyalakan kipas angin semalam suntuk dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. 

Menurut Sleep Advisor, ketika kipas menggerakkan udara di sekitar ruangan, maka partikel debu dan alergen potensial lain yang dapat menyebabkan iritasi juga dipindahkan.

Dengan menggunakan kipas angin, hembusan udara yang secara konstan mengenai tubuh Anda juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Meskipun losion atau pelembab dapat mencegahnya, namun Anda perlu waspada dan tetap memperhatikan kulit Anda agar tidak terlalu kering karena terkena kipas angin setiap malam. 

Menggunakan kipas angin pada malam hari juga dapat menyebabkan sakit otot. Udara dingin yang terkonsentrasi dapat menyebabkan otot tegang dan kram. Itulah mengapa, ketika menggunakan kipas angin di malam hari maka ketika Anda bangun di pagi hari akan merasakan leher terasa kaku. 

Para ahli menyebutkan, kipas angin bisa digunakan jika Anda tidur di kamar dengan jendela dan pintu tertutup. Dengan menggunakan kipas angin, sirkulasi dalam kamar Anda akan lebih baik dan dapat membuat suhu udara di dalam kamar menjadi lebih dingin. Atau bisa juga menggunakan kipas angin jika Anda ingin meredam suara-suara lain yang mengganggu tidur Anda. 

 


(DEV)