Tanta Ginting: Penampilan Garang yang Suka Hidup Sehat

Yatin Suleha    •    Selasa, 15 Nov 2016 19:39 WIB
kesehatan
Tanta Ginting: Penampilan Garang yang Suka Hidup Sehat
Tanta Ginting, lelaki garang yang hobi menerapkan gaya hidup sehat. (Foto: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Don't judge book by it's cover. Mungkin ini merupakan ungkapan yang pas untuk aktor ganteng yang sedang sibuk promosi film terbarunya "Surga Yang Tak Dirindukan 2" yang akan tayang Desember nanti.

Jika sepintas melihat penampilan cuek dan tatonya langsung saja kita bisa melihat kalau aktor pemain sitkom "The East" ini garang. Namun, ketika berbicara soal gaya hidup ternyata lelaki yang memulai aktingnya lewat  teater dalam Gita Cinta The Musical ini sangat suka hidup sehat.

"Gue tahu memulai dunia acting dengan usia yang sudah tidak muda lagi, tapi ternyata semua gaya hidup sehat gue itu berbuah manis, yaitu kalau syuting sampai pagi badan masih fit, sedangkan teman-teman yang lain sudah merasa kecapean," papar insinyur jebolan DeVry University California, Amerika jurusan teknik elektro ini.

(Baca juga: Raline Shah Tak Suka Beropini Soal Politik di Medsos)

Apa saja sih gaya hidup sehat Tanta?

"Gue enggak merokok karena gue tidak menemukan kenikmatan dari merokok. Gue juga enggak minum kopi, suka banget olahraga Brazilian jiu-jitsu dan Krav Maga. Terus, gue orangnya lebih memilih minum teh, terutama teh Chamomile," ucap aktor rendah hati  yang hobi masak ini.

Aktor kelahiran 16 Oktober 1981 ini mengatakan mungkin jika orang melihatnya sepintas akan terlintas bahwa ia adalah orang yang super cuek dan jauh dari healthy life.

"Alasan utama gue healthy life karena hidup sehat itu enggak rugi, enak di badan, dan kenapa gue juga enggak mau ngerokok atau ngopi, karena gue enggak mau hidup jadi tergantung. Misalnya, kalau sudah terlanjur suka ngopi, kalau enggak ngopi jadi enggak enak. Gue enggak mau seperti itu. Gue lebih suka nyaman aja, tidak perlu tergantung dengan hal-hal seperti itu."

(Melakukan piknik kecil-kecilan bersama sang pujaan hati. Dok. Istimewa)

Dan menurut pria penyuka travelling ini, jika orang melihatnya mempunyai penilaian sendiri itu adalah hal yang wajar. "Dan, menurut gue, tato itu merupakan preference (kesukaan) atas nama seni. Sama halnya seperti orang yang suka menggambar, dan suka yang lainnya. Dan dengan kebiasaan sehat ini gue enggak minum obat kalau memang tidak harus dan tidak perlu banget, terus badan juga terasa enak," tutup lelaki yang menyabet Pemeran Pendukung Pria Terpuji atas perannya sebagai Sjahrir di Soekarno dalam Festival Film Bandung (FFB) 2014. 






(TIN)