Tanda-tanda Tubuh Kurang Asupan Air Putih

   •    Kamis, 05 Oct 2017 15:39 WIB
kesehatan
Tanda-tanda Tubuh Kurang Asupan Air Putih
Ilustrasi. (Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mayoritas orang tak terlalu memerhatikan seberapa banyak air putih yang harus dikonsumsi. Ketika tubuh sudah menunjukkan perubahan dan rasa tidak nyaman, barulah Kita menyadarinya bahwa air adalah komponen penting yang harus dipenuhi.

Melansir The List, tubuh orang dewasa rata-rata terdiri dari 55-60 persen cairan. Masuk akal ketika tubuh mengalami dehidrasi saat Kita tak cukup mengonsumsi air minum. Tak hanya dehidrasi, tanda-tanda berikut ini bisa menjadi indikasi bahwa tubuh kurang asupan cairan.

Kulit kering
Berbeda dengan kulit kering yang diakibatkan oleh perubahan cuaca, kulit kering karena kekurangan cairan tidak bisa diperbaiki hanya dengan menggunakan losion. Mengonsumsi cairan yang cukup bisa membantu me-recovery kulit yang terlanjur kering karena kurang cairan.

Mulut kering, lengket, dan haus yang berlebihan
Haus adalah tanda paling umum bahwa Anda butuh segera minum. Namun ketika gejala diikuti dengan mulut kering dan terasa lengket mungkin disebabkan karena dehidrasi yang Anda alami sudah memasuki tingkat lanjutan.

Perlu dicatat, bagaimanapun mulut kering dan rasa haus yang meningkat bisa menjadi tanda adanya sesuatu yang lebih serius. Jika gejala yang dialami tak membaik meskipun sudah mengonsumsi cukup cairan, sebaiknya mulai pikirkan untuk memeriksakan diri ke dokter.


Ilustrasi. (Shutterstock)

Sakit kepala
National Headache Foundation di Chicago menyebut sakit kepala adalah tanda umum bahwa seseornag mengalami dehidrasi ringan. Asupan air yang kurang bahkan dapat memicu migrain. NHF menyarankan agar ketika tidak hanya mengonsumsi air putih saja saat sakit kepala melainkan juga menghindari minuman energi dengan gula dan makanan yang terlalu asin.

Lelah sepanjang hari
Perhatikan rutinitas Anda dan pastikan bahwa Anda cukup tidur pada malam hari. Jika Anda sudah beristirahat dengan baik tetapi merasa lelah dan lesu sepanjang hari mungkin Anda mengalami dehidrasi.

Kelelahan yang serius dapat memengaruhi kemampuan konsentasi seseorang. Hal ini akan membuat Anda mudah panik saat menghadapi kondisii tertentu. Upayakan agar minum yang cukup dan tepat sepanjang hari.

Berat badan bertambah
Percaya atau tidak lingkar pinggang yang meluas bisa jadi tanda bahwa Anda tidak cukup minum air putih. Sebuah studi menunjukkan minum minimal 500 ml air dapat meningkatkan metabolisme sampai 30 persen. Tak mengherankan jika banyak ahli kesehatan menyarankan agar cukup minum air putih untuk menjaga berat badan.

Sembelit atau konstipasi
Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, Anda mungkin perlu menambah asupan air minum. Secara biologis tubuh memerlukan cairan untuk bisa buang air besar. Ketika Anda belum cukup minum, dehidrasi merupakan penyebab utama sembelit kronis.


Ilustrasi. (Shutterstock)

Infeksi saluran kemih
Selain karena faktor kebersihan dan hubungan seksual yang tak higienis, penyebab lain infeksi saluran kencing adalah dehidrasi. Air yang kita minum membantu menyiram bakteri dari saluran kemih untuk mencegah infeksi. Beberapa tanda bahwa asupan cairan terlalu rendah di antaranya warna urin pekat dan intensitas buang air kecil yang jarang.

Mudah marah dan murung
Suasana hati yang buruk akan merusak segalanya, dengan segelas air mungkin bisa mengembalikan keadaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat menyebabkan perubahan neurologis yang memengaruhi kemampuan untuk fokus dan menyebabkan iritabilitas.

Kram otot
Kram otot bisa dikatakan sangat menyakitkan. Biasanya orang akan melakukan peregangan atau sedikit pijatan untuk mengurangi gejala. Namun yang mungkin sangat Anda butuhkan jauh lebih sederhana; minum.

Meskipun ada perdebatan dalam hal ini beberapa penelitian menunjukkan adanya korelasi antara dehidrasi dan kram otot. Sirkulasi darah akan melambat saat kita hanya minum sedikit air. Karena tubuh mengompensasi kekurangan cairan, sakit akan berpindah ke daerah otot untuk melindungi organ vital tubuh.


Ilustrasi. (Shutterstock)


(MEL)