Makan Sendirian Berisiko Tingkatkan Obesitas?

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 03 Nov 2017 18:26 WIB
obesitas
Makan Sendirian Berisiko Tingkatkan Obesitas?
Penelitian yang dilakukan oleh Dongguk University Ilsan Hospital di Seoul, Korea Selatan tersebut juga menemukan adanya hubungan antara makan sendirian dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. (Foto: iStock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menunjukkan bawah pria yang terbiasa makan sendirian memiliki risiko lebih besar mengalami kegemukan hingga 45 persen. 

Penelitian yang dilakukan oleh Dongguk University Ilsan Hospital di Seoul, Korea Selatan tersebut juga menemukan adanya hubungan antara makan sendirian dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Meskipun dilakukan pada pria dan wanita yang makan sendirian, efek kegemukan lebih menonjol pada pria.

(Baca juga: Kurang Minum Air Tingkatkan Peluang Obesitas)

Studi tersebut meneliti 7.725  orang dewasa yang ditanyai seberapa sering mereka makan sendirian. Mereka menemukan bahwa kebiasaan makan menimbulkan ancaman kesehatan bagi mereka yang makan sendirian lebih dari dua kali sehari.



Para peneliti juga menemukan bahwa individu tersebut cenderung lajang, tinggal sendiri, dan melewatkan makan. Pria yang makan sendirian dua kali lipat lebih berisiko terkena obesitas sentral, yang umumnya dialami pria tanpa pasangan.

Penelitian yang dipublikasi dalam Obesity Research and Clinical Practice tersebut juga menyebutkan bahwa mereka yang makan sendirian 64 persen berisiko mengalami sindrom metabolik, yaitu kombinasi antara diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas. Sementara, wanita yang makan sendirian secara teratur 29 persen juga mengalami sindrom serupa. 










(TIN)