Tanda Anda Perlu Ganti Sepatu Lari

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 04 Sep 2016 08:07 WIB
kesehatan
Tanda Anda Perlu Ganti Sepatu Lari
(Foto: runningshoesguru)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sepatu adalah salah satu peralatan penting untuk menunjang olahraga, terutama lari.

Olahraga yang mengandalkan kaki ini tak bisa menggunakan sembarang alas kaki. Namun tahukah Anda bahwa sepatu yang sudah tak layak pakai lagi bisa menyebabkan cedera saat berlari.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan sudah saatnya Anda membeli sepatu lari yang baru.

1. Jarak berlari yang terlalu jauh

"Sebaiknya gantilah sepatu Anda setelah menempuh 485-643 kilometer," ujar Nikhil Jain, manager produk alas kaki di Brooks Running. Sepatu olahraga yang sudah aus memang tak bisa terlihat jelas, tetapi setidaknya Anda bisa menghindari risiko cedera.

Pelatih lari dari New York, John Henwood, menyarankan untuk mengganti sepatu lari setiap dua bulan sekali bagi mereka yang melakukan olahraga ini setiap hari.

2. Merasa nyeri dan sakit

"Begitu ada yang merasa nyeri di sepanjang tepi tulang kering, saya langsung menanyakan berapa lama mereka tidak mengganti sepatu," ujar Henwood.

Sakit di daerah tersebut dan lutut, yang dapat menjalar ke bagian bawah kaki, merupakan salah satu pertanda perlunya sepatu baru.

Namun, bukan berarti Anda tak bisa memakai sepatu lama Anda, sepatu tersebut masih bisa digunakan untuk bejalan-jalan atau bekerja,

"Meskipun sudah tak baik digunakan untuk berlari, Anda masih bisa menggunakannya untuk kegiatan ringan lainnya," ujar Henwood.

3. Sudah terlihat lusuh

Menurut Henwood, ada tiga bagian yang menjadi indikasi dimana sepatu perlu diganti, yaitu sol, tapak dalam, dan bahan sepatu yang terlihat dari luar.

"Bantalan sepatu adalah hal pertama yang rusak karena sol dalam dirancang untuk menyerap tekanan dan melindungi tubuh," ujarnya.

Sayangnya hal ini tak terlihat jelas dan terkadang ada bagian sol yang miring sehingga memberi tekanan yang tak seimbang pada kaki.

Tapak sepatu adalah yang mudah aus. Bila bantalan sudah rata dan lembut, itu berarti sepatu tidak mendukung lagi untuk dipakai berlari. Selain itu, bolong pada bagian luar sepatu juga menunjukkan tanda bahwa sepatu tersebut sebaiknya diistirahatkan.

Henwood juga menyarakan untuk memakai sepatu sesuai fungsinya untuk menghemat jarak pemakaian, seperti tidak menggunakan sepatu lari untuk berjalan atau sebaliknya.

"Bagaimana Anda menggunakannya akan mengubah fungsi di akhir nanti," ungkapnya.

Sementara itu, Jain menyarankan agar setidaknya memiliki lebih dari satu sepatu lari agar dapat bisa digunakan secara bergantian sehingga durasi pemakian pada masing-masing sepatu pun lebih lama.

"Selain itu, memliki lebih dari sepatu membantu otot bekerja menyesuaikan pada bantalan sehingga menguatkan kaki," tambahnya.

 


(DEV)