6 Mineral untuk Mencegah Penurunan Fungsi Otak

Nia Deviyana    •    Minggu, 04 Sep 2016 14:29 WIB
kesehatan
6 Mineral untuk Mencegah Penurunan Fungsi Otak
(Foto: Healthy Food)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otak manusia merupakan organ yang kompleks, dan membutuhkan banyak nutrisi agar bisa berfungsi secara otimal.

Kekurangan gizi pada otak secara klinis terbukti berkontribusi terhadap perkembangan gangguan kejiwaan, penurunan kognitif, dan gangguan perkembangan.

Artinya, pemberian nutrisi yang tepat sangat penting untuk mencegah penurunan fungsi otak. Dalam hal ini, vitamin essensial dan mineral adalah komponen yang penting.

1. Thiamin (B1)

Thiamin berperan dalam merangsang impuls saraf. Berdasarkan artikel yang diterbitkan dalam The Journal of Internationa Medical Research, kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan sindrom korsakoff, gangguan memori kronis yang sering terjadi pada pecandu alkohol dan pengidap HIV.

2. Asam Folat (B9)

Asam folat yang terdapat pada bayam, asparagus, dan kacang berperan penting dalam proses sintesis asam amino dan pembentukkan jaringan saraf. Metabolisme asam folat sangat bergantung pada pasokan vitamin B.

3. Asam askorbat (vitamin C)

Konsentrasi tertinggi vitamin ini terdapat dalam otak, terutama pada kelenjar hipofisis. Vitamin C sangat penting dalam proses sintesis neutransmitter dopamin, dan melindungi otak dari stres oksidatif. Karena tubuh tak bisa menciptakan vitamin ini dalam jumlah besar, Anda harus mencukupinya lewat asupan dari luar. Berdasarkan rekomendasi Mayo Clinic, setidaknya Anda harus mengonsumsi vitamin C sebanyak 90 mg setiap harinya.

4. Kalsium

Kalsium tak hanya berperan untuk menunjang kesehatan tulang, tetapi juga otak. Kalsium berfungsi mengatur neutransmisi dan mengontrol rangsangan saraf.

5. Magnesium

Magnesium merupakan mineral penting yang berfungsi melarutkan berbagai macam vitamin, terutama vitamin B. Artinya, mengonsumsi suplemen vitamin akan sia-sia jika tubuh kekurangan magnesium.

6. Zinc

Zinc sangat diperlukan untuk perkembangan otak bagian depan. Kekurangan zinc berhubungan dengan gangguan neurologis, sepeti demensia dan parkinson. Adapun makanan yang mengandung zinc, diantaranya daging sapi, udang, dan labu.


(DEV)