Benarkah Kurang Bersosialisasi Dapat Mempersingkat Umur Anda?

Torie Natalova    •    Senin, 04 Sep 2017 09:00 WIB
tips kesehatan
Benarkah Kurang Bersosialisasi Dapat Mempersingkat Umur Anda?
Memiliki banyak teman dan lingkungan sosial yang baik dapat membuat Anda bahagia. Kondisi ini yang dapat membuat umur panjang. (Foto: Ali Inay/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Memiliki tubuh yang sehat dan panjang umur merupakan salah satu tujuan hidup seseorang. Gaya hidup yang sehat terkadang sulit dijalankan oleh sebagian besar orang di masa kini.

Padahal, kebiasaan dan gaya hidup inilah yang memicu risiko penyakit berbahaya. Sejak usia 30 tahun dan bahkan 20 tahun, Anda sebaiknya memilih untuk tetap hidup sehat.

Namun, jika Anda merasa sudah berusia lebih dari 20 atau 30 tahun dan tidak menjalani pola hidup sehat, tak ada salahnya untuk memulai hidup sehat daripada tidak sama sekali.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu penyakit. Salah satunya adalah stres dan kurang tidur. Stres dan emosi dapat memicu banyak penyakit yang mampu mempersingkat hidup Anda. Salah satu cara mengurangi stres adalah dengan melakukan meditasi atau sering bersantai di tengah kegiatan.



Sedangkan kurang tidur atau tidur melebihi delapan jam dapat memicu risiko penyakit berbahaya. Kualitas tidur yang cukup dapat membantu mengatasi stres, depresi dan penyakit jantung.

Selain dua hal tersebut, ada beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut ini.

(Baca juga: 7 Langkah agar Selalu Sehat dan Panjang Umur)

1. Merokok
Beberapa penelitian memperkirakan merokok dapat mengurangi kehidupan Anda selama satu dekade. Saat Anda berhenti merokok, tekanan dan sirkulasi darah akan meningkat segera. Selain itu, risiko terkena kanker juga akan menurun setiap tahun setelah Anda berhenti merokok.

2. Tidak olahraga
Sebuah studi menemukan bahwa dengan olahraga 15 menit setiap hari, Anda dapat membantu memperpanjang hidup selama tiga tahun. Olahraga yang rutin dapat mengurangi masalah penyakit kardiovaskular dan kelebihan berat badan.

3. Emosi
Hormon stres atau kortisol akan naik ketika Anda sedang marah. Ini akan berdampak negatif pada jantung, sistem metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Kortisol yang tinggi berkaitan dengan kematian yang lebih besar dalam sejumlah penelitian.



4. Kurang bersosialisasi
Memiliki banyak teman dan lingkungan sosial yang baik dapat membuat Anda bahagia. Kondisi ini yang dapat membuat umur panjang. Perasaan yang bahagian juga dapat membantu Anda mengelola stres dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

5. Makanan olahan
Banyak orang memilih makanan olahan karena mudah didapat dan cepat untuk diolah. Namun, makanan olahan ini mengandung kadar natrium, lemak jenuh, gula yang tinggi dan serat yang rendah sehingga dapat memicu penyakit kardiovaskular, hipertensi, kanker dan diabetes.












(TIN)