4 Alasan Mengapa Sebaiknya Tak Makan Sambil Nonton TV

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 18 Aug 2017 14:05 WIB
kesehatan
4 Alasan Mengapa Sebaiknya Tak Makan Sambil Nonton TV
Saat menonton TV, Anda akan cenderung memikirkan kuantitas makanan yang masuk ke mulut, bukan kualitasnya. (Foto: Ali Inay/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit orang yang menghabiskan makanan di depan TV. Dua aktivitas yang dilakukan berbarengan tersebut ternyata tak sehat bagi tubuh. 

Berikut adalah beberapa hal yang Anda rasakan ketika menonton TV sambil makan, yang membuat metabolisme menjadi tak sehat.

(Baca juga: Perasa pada Kopi Tambah Kalori dalam Tubuh)



1. Cenderung makan lebih banyak
Makan sambil menonton TV cenderung membuat seseoang mengonsumsi lebih banyak daripada porsi normal. Hal ini dikarenakan otak terganggu saat menonton TV sehingga gagal menyadari seberapa banyak yang sudah dimakan. Selain itu, Anda juga tak menyadari apakah sudah kenyang atau belum. 



2. Lebih tertarik dengan makanan cepat saji

Saat menonton TV, Anda akan cenderung memikirkan kuantitas makanan yang masuk ke mulut, bukan kualitas. Artinya, Anda akan lebih memilih makanan tinggi kalori. Selain itu, iklan makanan dalam TV juga membuat Anda lebih senang dengan makanan tak sehat. 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Communication and Health juga menemukan bahwa orang yang terlalu banyak menonton TV cenderung ditemani dengan makanan cepat saji. 



3. Berisiko obesitas

Dua alasan di atas dapat memicu obesitas akibat makan sambil menonton, terutama pada anak-anak. Duduk di depan TV selama berjam-jam juga akan memperlambat metabolisme dan berujung pada akumulasi lemak pada bagian pinggul, sehingga menyebabkan obesitas. 



4. Tak merasa kenyang
Karena fokus pada TV, Anda akan merasa tak kenyang meski makan terus. Anda tak sadar memasukkan makanan ke dalam mulut dan tak menyadari jumlah yang sudah tertelan namun tak merasa kenyang. Akibatnya, makanan yang masuk tak bisa berhenti. 











(TIN)