Urutan Lahir Pengaruhi Kesehatan Mental

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 Aug 2017 17:17 WIB
Urutan Lahir Pengaruhi Kesehatan Mental
(Foto: American Psychological Association)

Metrotvnews com, Jakarta: Seorang sosiolog dari Stockholm University menyebutkan bahwa anak bungsu cenderung memiliki keinginan bunuh diri yang lebih besar.

"Penelitian ini menggarisbawahi bagaimana urutan kelahiran dapat menentukan kesehatan mental dalam perjalanan kehidupan," tukas pemimpin studi Mikael Rostila, pada LiveScience.

Secara signifikan, para peneliti menemukan peningkatan sebesar 18 persen dalam hal bunuh diri pada setiap satu langkah ke baawah pada hirarki persaudaraan.

Penelitian yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology tersebut menganalisa data dari pemerintah Swedia yang mengobservasi kelompok saudara kandung yang lahir dari 1932-1980 dimana penelitian tersebut dilakukan antara tahun 1981 dan 2002.

Hasilnya, terdapat hubungan antara urutan kelahiran yang lebih rendah dan angka bunuh diri yang lebih tinggi meningkat pada mereka yang lahir antara tahun 1932 sampai 1955, dan mereka yang lahir belakangan, antara tahun 1967 dan 1980.

"Penelitian selanjutnya menemukan adanya hubungan anatara urutan kelahiran dan bunuh diri yang dipengaruhi oleh jenis kelamin, jarak kelahiran, ukuran dalam kelompok saudara kandung, posisi sosial ekonomi, status pernikahan, dan ranking sosial ekonomi dalam kelompk persaudaraan tersebut," demikian menurut para peneliti.

Sementara, penelitian tersebut juga menemukan bahwa kematian selain karena bunuh diri tak berhubungan dengan urutan lahir.

Sebuah studi dari Jerman pada tahun 2009 menemukan adanya hubungan antara urutan lahir dan bunuh diri, meskipun hasilnya berbeda. Penelitian yang dipublikasikan dalam Psychological Health Medicine tersebut mengambil sampel 2.500 anak dan remaja dalam sebuah klinik psikiatrik untuk perilaku menyakiti diri sendiri dan masalah perilaku lainnya. Hasilnya, anak tengah cenderung melakukan perilaku tersebut.

Bunuh diri adalah salah satu penyebab kematian utama pada anak muda di dunia, dimana memakan korban hingga satu juta jiwa. Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa lebih dari 38 ribu orang Amerika melakikan bunuh diri pada tahun 2010 dimana setiap 13,7 menit sekali ada orang Amerika yang menghabisi nyawa merela sendiri.

 
(DEV)