Emosi Saat Hamil Pengaruhi Pola Tidur Si Kecil Kelak

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 07 Jun 2018 08:00 WIB
tidurperkembangan anak
Emosi Saat Hamil Pengaruhi Pola Tidur Si Kecil Kelak
Sebuah studi menunjukkan bawah depresi sebelum atau sesudah melahirkan dapat memicu masalah perilaku tidur pada anaknya. (Foto: Mel Elías/Unsplash.com)

Jakarta: Apakah anak Anda memiliki gangguan tidur? Jika ya, kemungkinan emosi Anda selama mengandung si kecil adalah penyebabnya. Sebuah studi menunjukkan bawah depresi sebelum atau sesudah melahirkan dapat memicu masalah perilaku tidur pada anaknya. 

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tingkat kebahagiaan pada trimester kedua dan ketiga secara signifikan berhubungan dengan penurunan masalah tidur pada si kecil. 

"Penelitian tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dan kebahagiaan ibu selama kehamilan dan adanya peran dukungan keluarga adalah hal penting," ujar penulis utama Jianghong Liu dari University of Pennsylvania di Amerika Serikat. 

Manfaat dari hal tersebut adalah kesehatan ibu yang baik dan dalam jangka panjang, kesehatan tidur anak. 


(Terdapat hubungan antara pola tidur anak dan gejala depresif yang dialami ibu selama masa kehamilan. Foto: Jens Johnsson/Unsplash.com)

(Baca juga: Berbicara Kepada Bayi ketika di NICU Membantu Mereka Tidur Nyenyak)

Penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan SLEEP 2018 di Baltimore tersebut mengambil data dari 833 taman kanak-kanak dengan usia rata-rata sekitar enam tahun.

Para peneliti juga menilai status emosional ibu, termasuk emosi depresi prenatal/postnatal, dan merasakan kebahagiaan sepanjang trimester dengan serangkaian pertanyaan yang dirancang sendiri dimana skala lima poin untuk kebahagiaan dan skala tiga poin untuk depresi.

Hasil penelitian menunjukkan efek mediasi secara signifikan berpengaruh pada perilaku anak dari ibu yang mengalami emosi maternal. Sementara, terdapat hubungan antara pola tidur anak dan gejala depresif yang dialami ibu selama masa kehamilan di mana anak cenderung mengalami gangguan tidur. 

"Kebahagiaan selama trimester kedua dan ketiga adalah pelindung terhadap masalah tidur anak," kata Liu.




(TIN)