Terkena Kanker Kolorektal, Umbu Tetap Positif

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 04 Apr 2018 07:17 WIB
kisah inspiratif
Terkena Kanker Kolorektal, Umbu Tetap Positif
Umbu Tanggela (62) tak menyangka bahwa kesulitan buang air besar (BAB) yang dialami selama tiga bulan adalah gejala dari kanker kolorektal atau kanker usus besar. (Foto: Dok. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)

Jakarta: Umbu Tanggela (62) tak menyangka bahwa kesulitan buang air besar (BAB) yang dialami selama tiga bulan adalah gejala dari kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Pada tahun 2013, ia kesulitan BAB dan hanya mengandalkan obat pencahar. Setelah tiga bulan, suatu malam ia banyak darah keluar dari anusnya.

"Darah yang keluar banyak, sekitar satu gelas plastik air mineral, saya sampai kliyengan. Setelah berhenti, saya langsung ke rumah sakit," tuturnya dalam temu media di kantor Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Selasa 3 April 2018.

Kemudian, ia diberi obat untuk memulihkan diri supaya tak terjadi pendarahan lagi. Setelah dua minggu, ia kembali BAB darah. Akhirnya, dokter pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu pada usus besar atau disebut dengan kolonoskopi.

Ternyata, terdapat kanker kolorektal yang terletak 5 cm di atas dubur. Ia pun disarankan untuk melakukan pembedahan pada bagian tubuh sebelah kiri tersebut.

Setelah menjalani operasi, Umbu disarankan untuk memggunakan kantong stoma untuk menampung kotoran.

(Baca juga: Ketahui Perbedaan Kanker Kolorektal dan Wasir)

"Harus dioperasi karena jarak kanker dengan dubur dekat, jadi susah disambung. Sebenarnya bisa disambung, tapi risiko bocor besar," terangnya.

Sejak menggunakan kantong stoma, pria yang berdomisili di Gunung Putri, Bogor, tersebut mengaku mengalami beberapa perubahan seperti pola makan yang lebih sehat dan hidup bersih.

"Sekarang kalau bepergian harus direncanakan, karena harus membersihkan kantong," pungkasnya, yang biasanya mengganti kantong stoma tiga kali sebulan.

Selain itu, ia juga tak bisa bergerak terlalu bebas sehingga lebih senang jalan cepat agar tubuh tetap aktif.

Meski terkena kanker kolorektal dan harus terus menggunakan kantong stoma, Umbu tetap positif dalam memandang hidup. "Apapun harus kita jalani dengan hati yang ikhlas."






(TIN)