Depresi Dapat Menyebabkan Masalah pada Memori

Raka Lestari    •    Selasa, 03 Apr 2018 07:17 WIB
kesehatan
Depresi Dapat Menyebabkan Masalah pada Memori
Menurut sebuah penelitian, orang yang menderita depresi mungkin mengalami kesulitan membedakan ingatan. (Foto: Francisco Gonzalez/Unsplash.com)

Jakarta: Menurut sebuah penelitian, orang yang menderita depresi mungkin mengalami kesulitan membedakan ingatan. Dilansir dari Independent.co.uk, hidup dengan depresi dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk kurang tidur dan peningkatan tingkat stres. 

Para peneliti di Universitas Brigham Young di Utah, Amerika Serikat memutuskan untuk mengeksplorasi apakah ada korelasi antara depresi dan gangguan ingatan.

Gangguan memori terjadi ketika seseorang menemukan dirinya tidak dapat sepenuhnya mengambil informasi baru karena kenangan atau pikiran masa lalu.

Profesor Donald Shelton dan Profesor Brock Kirwan dari Departemen Psikologi di Universitas Brigham Young melakukan pola tes pemisahan atau The separation test terhadap 98 orang dewasa.

Para peserta juga harus mengisi kuesioner yang menilai tingkat depresi dan kecemasan mereka di samping berbagai aspek kehidupan mereka seperti kualitas tidur mereka dan seberapa banyak mereka berolahraga.


(Gangguan memori terjadi ketika seseorang menemukan dirinya tidak dapat sepenuhnya mengambil informasi baru karena kenangan atau pikiran masa lalu. Foto: Anh Nguyen/Unsplash.com)

(Baca juga: Menari Dapat Tingkatkan Kesehatan Otak pada Lansia)

Para peneliti mencatat bahwa mereka dengan skor depresi yang lebih tinggi lebih mungkin untuk mencapai skor yang lebih rendah pada pola tes pemisahan mereka.

Pola tes pemisahan dilakukan dengan cara menghadirkan peserta dengan serangkaian objek di layar komputer, beberapa di antaranya mirip dan yang lain tidak. Mereka yang memiliki tingkat depresi yang lebih besar berjuang untuk membedakan antara objek yang serupa.

Namun, ini tidak berarti bahwa mereka menderita amnesia. Ingatan mereka bisa hilang sebagai akibat dari kesehatan mental yang buruk.

"Terdapat dua area di otak Anda dimana Anda menumbuhkan sel otak yang baru," ujar Kirwan. "Salah satunya adalah hippocampus yang terlibat dalam memori. Ternyata perkembangan hippocampus ini menurun pada orang yang menderita depresi."







(TIN)