Bagaimana Stres dapat Memengaruhi Kadar Kolesterol?

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 05 Dec 2018 07:00 WIB
kalbe nutritionals
Bagaimana Stres dapat Memengaruhi Kadar Kolesterol?
Stres bisa memicu kolesterol tinggi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Kolesterol tinggi tidak selalu disebabkan pola makan yang buruk, melainkan juga karena stres. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara stres dan kolesterol.

Tingginya stres yang dialami seseorang dapat menyebabkan peningkatan kolesterol jahat (LDL) secara tidak langsung. Sebagai contoh, sebuah penelitian menemukan bahwa stres terkait secara positif dengan kebiasaan makan yang kurang sehat, berat badan berlebihan, dan diet yang kurang sehat. Hal ini disebut sebagai faktor risiko untuk kolesterol tinggi. Kebiasaan ini umumnya ditemukan pada pria.

Studi lain yang berfokus pada lebih dari 90 ribu orang menemukan bahwa mereka yang stres di tempat kerja berpeluang lebih besar untuk didiagnosis dengan kolesterol tinggi. Ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon yang disebut kortisol sebagai respons terhadap stres.

Menurut penjelasan ahli medis Pamela Warren, MS, CHN, hormon kortisol dan adrenalin dikeluarkan tubuh ketika Anda sedang di bawah tekanan mental. Ketika kortisol dan adrenalin dilepaskan, keduanya meningkatkan kadar kolesterol Anda. 

Pelepasan hormon-hormon ini mengirimkan sinyal yang meningkatkan aliran darah ke otak dan akhirnya menghasilkan lebih banyak energi untuk tubuh. Secara khusus, pelepasan kortisol meningkatkan kadar gula darah untuk digunakan tubuh sebagai energi, karena ia akan menguras lemak sehingga tidak digunakan selama keadaan ini sebagai energi.

Oleh karena itu, ketika kortisol dilepaskan, itu meningkatkan kadar glukosa darah tubuh, yang pada gilirannya menciptakan lebih banyak produksi trigliserida. Trigliserida yang lebih tinggi menghasilkan kadar kolesterol yang lebih tinggi. 

Tingginya kadar kortisol dari stres jangka panjang dapat menjadi mekanisme bagaimana stres dapat meningkatkan kolesterol. Oleh karena itu Anda perlu berdamai dengan stres demi kesehatan secara keseluruhan.

Ada beberapa cara untuk menghindari stres.

1. Mengontrol Diri

Mencegah stres berarti membantu mencegah kolesterol tinggi. Mengatasi stres dapat sesederhana memotong beberapa tanggung jawab atau sering berolahraga. Terapi dengan psikolog yang terlatih juga dapat memberikan teknik baru untuk membantu pasien mengelola stres

2. Olahraga

Olahraga adalah pilihan terbaik untuk menangkal stres dan kolesterol. The American Heart Association merekomendasikan berjalan selama sekitar 30 menit sehari. Tetapi mereka juga menunjukkan bahwa Anda bisa mendapatkan tingkat latihan yang sama hanya dengan membersihkan rumah Anda. Lakukan olahraga yang sesuai dengan kepribadian Anda.

3. Makanan Sehat

Kurangi konsumsi lemak jenuh dan trans, seperti daging merah dan daging olahan. Perbanyak asupan protein dan mengurangi produk susu tinggi lemak. 

Perbanyak makan biji-bijian, produk segar, karbohidrat sederhana (gula dan makanan berbahan dasar tepung putih), dan menjaga asupan makanan. Jika melakukan diet yang salah, kekurangan asupan kalori dapat meningkatkan produksi kortisol.

Usai makan, biasakan minum Nutrive Benecol untuk memastikan kadar kolesterol baik tetap terjaga. Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester (PSE) yang telah teruji klinis efektif menurunkan kadar kolesterol jahat.

PSE ditemukan pada golongan tumbuhan seperti rye, kedelai, sayur-sayuran, minyak sayuran, nasi, buncis, jagung, gandum, dan tanaman lainnya dalam jumlah yang tidak banyak. Struktur PSE yang seperti kolesterol mampu memblokade penyerapan kolesterol pada sistem pencernaan

Nutrive Benecol telah teruji klinis membantu menurunkan kolesterol 7-10 persen dalam 1-2 minggu, kolesterol jahat (LDL) hingga 15 persen, serta membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Agar terasa lebih nikmat, Nutrive Benecol hadir dalam beberapa varian rasa, yakni blackcurrant, strawberry, orange, dan lychee. Ada juga Nutrive Benecol Cereal dengan rasa yang lezat, yaitu vanilla veggie mix, dan chocolate.



(ROS)