Benarkah Mengurangi Asupan Kalori Dapat Memperpanjang Usia?

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 24 Mar 2018 16:23 WIB
studi kesehatan
Benarkah Mengurangi Asupan Kalori Dapat Memperpanjang Usia?
Benarkah Mengurangi Asupan Kalori Dapat Memperpanjang Usia?

Jakarta: Pola hidup sehat, termasuk membatasi asupan kalori pada makanan, dapat meningkatkan kesempatan panjang umur. Kesimpulan tersebut diambil dari sebuah studi dari Pennington Biomedical Research Centre di Baton Rouge yang masih berjalan sejak sepuluh tahun yang lalu.

Penelitian tersebut mengumpulkan data para partisipan yang mengurangi asupan kalori hingga 25 persen di mana mereka melakukan tes darah, scan tulang, dan suhu tubuh mingguan.

Para partisipan diminta untuk menghabiskan 24 jam dalam ruang metabolik tertutup di mana setiap hembusan napas diukur untuk memahami bagaimana tubuh membakar kalori dan apakah kalori tersebut berasal dari lemak, protein atau karbohidrat.

Hasilnya, mengurangi asupan kalori menurunkan metabolisme sekitar 10 persen.

Menurut para peneliti, penyebabnya adalah proses biologis yang berubah di mana hal tersebut mengurangi jumlah oksigen yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dan beraktivitas.

"Membatasi kalori dapat memperlambat laju metabolisme basal Anda, energi yang Anda butuhkan untuk mempertahankan semua fungsi normal sehari-hari," kata endokrinolog dan peneliti utama Leanne Redman.

Ia melanjutkan, ketika tubuh menggunakan lebih sedikit oksigen, maka lebih sedikit produk sampingan dari metabolisme yang dihasilkan sehingga hal-hal seperti radikal bebas yang dapat merusak DNA dan mesin seluler lainnya.

Meskipun terbatas, para peneliti percaya bahwa penelitian mendukung teori 'laju hidup' yang menunjukkan bahwa semakin lambat metabolisme organisme, semakin lama organisme itu akan hidup.

Namun, terdapat pendapat kontradiksi dari Luigi Fontana, seorang internis Washington University.

"Metabolisme melambat karena kelaparan. Apakah hal itu bisa membuat biomarker panjang umur? Tidak. Membatasi jumlah kalori dengan hanya makan separuh porsi makan membuat Anda lebih lama hidup? Tidak, Anda akan mati karena malnutrisi."


(ELG)