Berikut Ini Tanda Anda Butuh Istirahat dari Hubungan Seksual

Anindya Legia Putri    •    Jumat, 05 Jan 2018 17:01 WIB
kesehatanhubungan pasangan
Berikut Ini Tanda Anda Butuh Istirahat dari Hubungan Seksual
Beristirahat sejenak dari seks dapat membantu Anda melewati beberapa titik-titik masalah. (Foto: Andreas Rønningen/Unsplash.com)

Jakarta: Beristirahat sejenak dari seks terkadang bagus juga untuk tubuh dan fisik Anda, tapi sebenarnya juga sangat bagus untuk hubungan Anda. Beristirahat sejenak dari seks dapat membantu Anda melewati beberapa titik-titik masalah.

Jika Anda dalam hubungan jangka panjang, ini bisa menjadi cara yang baik untuk mengisi kembali hubungan Anda.

"Istirahat dari seks, menawarkan kesempatan untuk mengatur ulang hubungan Anda, dan mengenal seseorang lebih dalam. Ajukan istirahat (seks) yang berlangsung sekitar dua minggu. Ini cukup lama untuk bisa mengenal satu sama lain dan bukan selamanya," ujar Constance Dunn, pakar komunikasi dan penulis buku pegangan self-improvement Practical Glamour.

Berikut adalah beberapa tanda Anda atau pasangan harus melakukan istirahat dari berhubungan seks:


(Beristirahat sejenak dari seks dapat membantu Anda melewati beberapa titik-titik masalah. Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

(Baca juga: 3 Posisi Bercinta yang Berbahaya Dilakukan)

1. Saat seks terasa sakit
Anda tahu bagaimana rasa sakit setelah berolahraga dan kemudian Anda harus mengurangi intensitasnya keesokan harinya atau mungkin juga tidak melakukan olahraga di bagian tubuh yang sakit? Hal yang sama bisa terjadi di kamar tidur. Jika Anda telah banyak melakukan hubungan seks baru-baru ini, namun Anda kerap kali merasakan sakit, istirahat adalah langkah yang tepat.

Atau ketika Anda merasa sakit karena gejala PMS, kista ovarium, atau endometriosis, ada baiknya Anda istirahat dari kegiatan seks lalu berkonsultasilah dengan dokter ahli kandungan.

2. Anda tidak lagi orgasme
Ada banyak alasan mengapa Anda tiba-tiba berhenti orgasme. Salah satu cara memperbaikinya adalah mengambil sedikit istirahat dari seks. Orgasme dapat dipengaruhi oleh apa yang terjadi di kepala Anda. Istirahat dari seks memungkinkan Anda untuk rilaks sejenak.

3. Tidak mood
Anda seharusnya tidak pernah berhubungan seks jika Anda tidak mood, tapi sulit untuk mengatakan pada pasangan bahwa Anda sama sekali tidak ingin melakukan hal tersebut. Anda mungkin perlu istirahat dan mencari tahu apakah buruknya suasana hati itu tentang pasangan, tentang hubungan Anda atau jika Anda tidak ingin melakukannya kadang tanpa alasan khusus sama sekali.

4. Akhir yang buruk
Jika Anda telah meninggalkan kamar tidur dengan banyak kegelisahan dan menemukan bahwa seks tidak membawa senyum ke wajah Anda, tubuh Anda kemungkinan besar akan menyuruh Anda untuk berhenti sejenak. Lanjutkan jika sudah membaik lagi.









(TIN)