7 Kebiasaan Ini Berpengaruh Buruk Terhadap Otak

Anggi Tondi Martaon    •    Senin, 04 Dec 2017 12:54 WIB
kesehatan
7 Kebiasaan Ini Berpengaruh Buruk Terhadap Otak
Orang yang jarang berolahraga memiliki potensi besar mengidap diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. (Foto: Pixabay)

Jakarta: Setiap orang tentunya memiliki kebiasaan yang biasa dilakukan setiap hari. Namun, penting juga untuk Anda perhatikan jangan sampai kebiasaan tersebut justru berdampak buruk terhadap kesehatan.

Dikutip dari WebMD.com, berikut kebiasaan yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan otak, yaitu:

1. Kurang tidur
Seperti lagu yang dilantunkan oleh Roma Irama, "Begadang jangan begadang kalau tiada artinya." Lagu tersebut memang benar karena kurang istirahat berdampak buruk terhadap otak, bahkan menjadi penyebab demensia dan Alzheimer. 

Oleh karenanya, segera ubah kebiasaan buruk tersebut. Bagi Anda yang susah untuk tidur, mulai sekarang hindari mengonsumsi alkohol, kafein, dan menggunakan perangkat elektronik seperti gadget di malam hari.


(Terbiasa menyendiri juga berdampak buruk terhadap kesehatan otak, karena sebagai salah satu penyebab Alzheimer. Foto: Pixabay)

2. Suka menyendiri
Tak sedikit banyak orang yang lebih suka menyendiri ketimbang berkumpul dan bercengkrama bersama teman-teman. Padahal, kebiasaan ini bukan merupakan kodrat manusia yang diciptakan sebagai makhluk sosial.

Tak hanya itu, terbiasa menyendiri juga berdampak buruk terhadap kesehatan otak, karena sebagai salah satu penyebab Alzheimer. Segera hilangkan kebiasaan buruk itu, mulailah sesuatu yang baru bersama teman-teman Anda. Misalnya jogging, berenang, atau karaoke bersama-sama teman Anda.

3. Hobi mengonsumsi makanan cepat saji
Mulailah mengganti kebiasaan konsumsi dari makanan cepat saji dengan buah-buahan, biji-bijan, sayuran berdaun hiaju. Sebab, kedua jenis asupan makanan itu memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap otak.

Makanan cepat saji ternyata berpengaruh terhadap bagian otak yang terkait dengan belajar, memori, dan kesehatan mental. Sebaliknya, mengonsumsi beri biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau mampu menjaga fungsi otak dan memerlambat penurunan mental. 

(Baca juga: Makanan Terburuk untuk Kesehatan Otak Anda)

4. Menggunakan headphones terlalu keras
Mendengar musik dengan volume keras memang menyenangkan. Namun, ada beberapa dampak buruk yang diberikan oleh kebiasaan itu, diantaranya merusak pendengaran secara permanen dan menimbulkan masalah terhadap otak seperti Alzheimer.

Jadi, alangkah lebih bijak mendengarkan suara saat menggunakan headphones dengan volume tidak lebih dari 60 persen. Tak hanya itu, jangan terlalu lama dan sering menggunakan alat bantu tersebut.


(Cukup hanya lari atau jalan santai selama setengah jam (minimal 3 kali seminggu) dapat menjauhkan tubuh dari penyakit berbahaya. Foto: Pixabay)

5. Kurang olahraga
Orang yang jarang berolahraga memiliki potensi besar mengidap diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, kebiasaan buruk ini juga sangat berterkaitan dengan penyakit Alzheimer.

Agar terhindar dari ancaman penyakit di atas, alangkah baiknya Anda mulai membiasakan diri dengan olahraga secara teratur. Cukup hanya lari atau jalan santai selama setengah jam (minimal 3 kali seminggu) dapat menjauhkan tubuh dari penyakit berbahaya.

6. Merokok
Merokok tidak hanya berdampak buruk terhadap paru-paru dan jantung. Kebiasaan mengonsumsi produk tembakau atau rokok elektrik itu juga sangat tidak baik terhadap otak karena bisa menyebabkan demensia, termasuk penyakit Alzheimer. 

7. Telalu banyak makan
Jika terlalu banyak mengonsumsi makan, bahkan makanan sehat ternyata tdiak baik juga terhadap kesehatan otak. Sebab dapat mengurangi kinerja otak membangun jaringan koneksi untuk berpikir dan mengingat.

Selain itu, terlalu banyak makan juga akan berpengaruh terhadap berat badan, yang tentunya sangat berkaitan dengan penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi.










(TIN)